Beranda Kutai Timur Bapenda Kutim Segera Terapkan e-Retribusi

Bapenda Kutim Segera Terapkan e-Retribusi

139 views
0

Suasana Pelatihan Aplikasi Online (daring) e-Retribusi di ruang Gedung Serba Guna, Komplek Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi. Foto: ist

SANGATTA- Dalam waktu tak lama lagi, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Pendapatan Daerah bakal menerapkan aplikasi online (daring) e-Retribusi. Tujuannya jelas untuk mendukung program digitalisasi dan smart city. Menyelenggarakan tertib administrasi pengelolaan retribusi dengan cara pemungutan dan pembayaran retribusi secara elektronik. Meminimalisir penyimpangan penarikan retribusi. Efisiensi pengelolaan retribusi, mewujudkan Kutim sebagai Smart Regency.

Sistem ini menjadi cara baru dan unik dalam tata pemerintahan yang baik. Dengan terpotongnya tahapan pelayanan retribusi yaitu penarikan dan penyetoran, semua pembayaran retribusi akan lebih efisien dan efektif.

Agar implementasi e-Retribusi berjalan sesuai harapan, belum lama ini jajaran Bapenda Kutim menggelar pelatihan penggunaan aplikasi e-Retribusi Kutim bagi operator OPD pemungut retribusi. Pelatihan dilaksanakan di salah satu ruang di Gedung Serba Guna, Komplek Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi, Sangatta Utara.

“Bapenda Kutim menyediakan aplikasi online e-Retribusi Kutim yang digunakan oleh OPD pemungut retribusi untuk 11 jenis retribusi,” kata Kepala Bapenda Kutim Syahfur didampingi Simon Floris Fernandez, salah seorang pejabat fungsional Bapenda.

Dia menjelaskan, operator yang ditunjuk diberikan pelatihan penggunaan aplikasi dimaksud. Aplikasi tersebut digunakan untuk pelaporan transaksi dan pembayaran secara daring. Channel pembayaran e-retribusi yang disediakan ada sebanya 15. Meliputi Teller, ATM, Internet Banking, Mobile Banking (Bankaltimtara), DGQris, Virtual Account, PayKaltimtara. Termasuk e-Commerce seperti DANA, OVO, LINKAJA, SHOPPE hingga GOPAY.

“Dengan penerapan aplikasi ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan kepada wajib retribusi. Sehingga memudahkan cara pembayaran yang ingin dilakukan,” harap Syahfur.

Pelatihan ini bekerja sama dengan Tim Bankaltimtara untuk pembayaran dengan QRIS. Dengan konsep merubah dari manual ke digitalisasi. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan juga diberi materi tentang program Digital Smart Agent (DSA).

Sementara itu Kepala Bankaltimtara Cabang Sangatta Arie Herlambang menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen tinggi terhadap pelaksanaan implementasi Elektronik Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Tak terkecuali di sektor pendapatan daerah dan pembayaran di Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kutim.

“Kami terus mendorong implementasi ETPD guna meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah,” kata Arie.

Melalui program ini, Bankaltimtara juga mendukung pengembangan transaksi pembayaran digital masyarakat. Menwujudkan keuangan yang inklusif, serta meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional. Salah satunya dengan penggunaan QRIS sebagai sarana pembayaran non tunai bagi masyarakat di Kutim.

“ Yok etam (bahasa Kutai yang artinya ayo kita) pakai QRIS” ajak Arie. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here