Beranda Entertainment Peringati HUT ke-25 Desa Teluk Pandan, Ardiansyah: Jangan Lupakan Sejarah Pahlawan Terdahulu

Peringati HUT ke-25 Desa Teluk Pandan, Ardiansyah: Jangan Lupakan Sejarah Pahlawan Terdahulu

82 views
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menghadiri peringatan HUT ke-25 Desa Teluk Pandan. Foto: Irfan Pro Kutim/Riki Halmas DPRD Kutim

TELUK PANDAN – Dalam momen peringatan HUT ke-25 Desa Teluk Pandan yang digelar di halaman samping Kantor Kepala Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (30/4/2022), Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh warga untuk terus membangun desa dan tentunya melanjutkan perjuangan pahlawan desa terdahulu dalam membangun desa.

“Ini harus menjadi perhatian seluruh warga Desa Teluk Pandan. Jangan melupakan sejarah terbentuknya desa dengan tetap menghargai hasil jerih payah tokoh-tokoh yang menjadi pahlawan kemerdekaan desa,” jelasnya disaksikan Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan, Plt Camat Teluk Pandan Anwar, Kepala Desa Teluk Pandan Andi Herman serta ratusan warga Teluk Pandan yang hadir.

Selanjutnya, usia ke-25 dalam perkawinan adalah tahun perak. Untuk itu terus lahirkan pemikiran serta ide-ide dalam mengembangkan potensi desa.

“Saya pun apresiasi kemajuan yang sudah dijalankan pemerintahan desa. Untuk diketahui Desa Teluk Pandan ini juga sudah melahirkan desa yang lain seperti Kandolo, Suka Rahmat, Sukai Damai dan seterusnya. Ke depan juga ada 11 desa persiapan, dan prosesnya tinggal menunggu SK Gubernur Kaltim,” ucapnya.

Ardiansyah pun mengimbau ke seluruh jajaran pemerintahan desa maupun warga yang hadir terus bekerja sesuai dengan tupoksinya mendukung slogan Pemkab Kutim dalam “Menata Kutim Sejahtera untuk Semua”.

“Karena Kutim diisi masyarakat dengan identitas ras, etnis, agama dan budaya yang beragam. Untuk itu kita harus tetap kompak dalam membangun desa,” jelasnya.

Terkait, laporan Kepala Desa Teluk Pandan terkait permasalahan lahan sawit dengan areal perhutanan, dirinya menegaskan hal ini memang memang menjadi ironi perkembangan geografis karena wilayah Teluk Pandan berbatasan dengan Taman Nasional Kutai (TNK).

“Dalam hal ini Pemkab Kutim terus mereview dan terus berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim terkait soal tata ruang Kaltim dengan alih fungsi lahan atau enclave di Teluk Pandan. Saya harap seluruh pihak bisa memahami hal ini,” urainya.

Senada, Kepala Desa Teluk Pandan Andi Herman mengutarakan baru tahun ini momen peringatan HUT ke-25 Desa Teluk Pandan dihelat. Sebelumnya vakum karena memang masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Desa ini terbentuk pada 30 April 1997 silam. Hal yang patut diperhatikan dalam momen ini memang mengingat bagaimana proses perjuangan dalam membangun Desa Teluk Pandan oleh tokoh pahlawan desa terdahulu.(kopi13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here