Beranda Entertainment Tari Ajay dan Seniman Kutim Tampil Apik di PKD 2022

Tari Ajay dan Seniman Kutim Tampil Apik di PKD 2022

152 views
0

Para penari Kutim yang tampil apik da  Seniman perupa pelukis Kutim yang mendapat apresiasi masyarakat dan panitia Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) di Dome, Kota Balikpapan. Foto: ist

BALIKPAPAN- Upaya mempromosikan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dilakukan secara berkesinambungan. Seperti yang dilakukan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kutim baru-baru ini. Membawa para penari, pelukis dan perupa, tim Disbud Kutim tampil meramaikan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) di Dome, Kota Balikpapan, sejak 2-4 Juni 2022. Yakni acara rutin tahunan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Keikutsertaan tim Disbud Kutim kali ini masih sama, yakni mengenalkan lebih luas kekayaan kebudayaan yang ada di daerah. Penampilan tim Disbud Kutim secara keseluruhan mendapat apresiasi dan antusiasme tinggi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim serta masyarakat yang menyaksikan. 

“Pada kesempatan kali ini Kutai Timur berpartisipasi melalui kebudayaan Seni Tari Binaan Dinas Kebudayaan Kutai Timur. Yaitu Tari Ajay dan Komunitas Perupa Sangatta yang menampilkan lukisan dengan tema Cloning Art Exhibition (Borneo Art),” jelas Kepala Bidang Kesenian, Tradisi dan Perfilman Disbud Kutim Hendra Ekayana, di lokasi acara, Jumat (4/6/2022) malam.

Dengan semakin dikenalnya kebudayaan di Kutim oleh khalayak ramai, diharapkan pembinaan kebudayaan lokal tetap menjadi prioritas utama. Dengan keberagaman budaya yang ada, menurut Hendra tentunya harus menjadi kunci utama memajukan Kutim. Sejalan dengan visi Pemkab Kutim yaitu “Menata Kutai Timur Sejahtera Untuk Semua”. Berkesesuaian dengan misi pertama, yaitu mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, berbudaya dan bersatu.

Suguhan Tari Ajay di malam penutupan Pekan Kebudayaan Daerah memang apik, luar biasa dan menyita ribuan pasang mata. Hendra menjelaskan Tari Ajay atau Kancet Ajay Pemung Tawei merupakan ungkapan semangat dan keperkasaan dari para lelaki Dayak Kenyah. Memperagakan gerak saat berperang dalam melindungi seluruh masyarakat dari serangan musuh-musuhnya. Tarian tersebut juga merupakan bentuk persatuan masyarakat saat berperang dalam mempersatukan wilayahnya. 

“Atas kemenangan dalam peperangan tersebut maka ditarikanlah Kanjet Ajay yang merupakan ungkapan rasa gembira masyarakat,” ulasnya. “Pembina dan penata tari dari Disbud Kutim. Tujuan lainnya yakni memperkenalkan budaya Kutai Timur, dalam menyambut berdirinya IKN (Ibu Kota Negara),” tambah Hendra mewakili atasannya.

Pamong Budaya Pertama Seksi Kesenian Disbud Kutim, Anastasia menambahkan kali ini duta Kutim adalah pelukis yang tergabung dalam Komunitas Perupa Kutim atau K Plus. Memamerkan hasil karyanya dalam Pameran Lukisan Borneo Arts.

“Para senimam yang menampilkan karyanya dalam Pameran Borneo Arts di PKD yaitu Dharmawan Budhut, Agung Suroso, Dwi Ariyanto, Agustin Panca Wardhany, Agus Sulisyanto serta Severianus Widiatmoko,” kata Anastasia merincikan. 

Gelaran PKD kali ini selain pameran dan pagelaran seni rupa dan tari, lengkapnya juga menggelar lomba permainan tradisional, lomba melukis, film pendek hingga fotografi. Diikuti perwakilan Disbud kabupaten dan Kota lainnya di Kaltim. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here