Beranda Entertainment Festival Sampah Plastik, Gugah Warga Lestarikan Lingkungan – Gawean All Community Didukung...

Festival Sampah Plastik, Gugah Warga Lestarikan Lingkungan – Gawean All Community Didukung PWI

78 views
0

Camat Sangatta Selatan Vita Nurhasanah dalam kegiatan “Festival Sampah Plastik”. Foto: Fuji Pro Kutim

SANGATTA – Meski cuaca sedang hujan, tak menyurutkan semangat penyelenggaraan “Festival Sampah Plastik”, Sabtu (4/6/2022). Sejak pukul 06.30 WITA para penggiat pelestarian lingkungan yang tergabung dalam All Community sudah siap beraksi. Jalan Santai RT 5, Lapangan Gantangan, Desa Sangatta Selatan (Sangsel), menjadi target proyek percontohan aksi pelestarian lingkungan yang juga didukung oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Timur (Kutim) tersebut. Lebih tepatnya pukul 08.30 WITA, Camat Sangsel Vita Nurhasanah, sudah bergabung di lokasi kegiatan bersama dengan warga. Menyusul berikutnya Roni Wahyudi, Kepala Desa Sangsel. 

Camat Sangsel Vita Nurhasanah mengapresiasi kegiatan positif generasi muda satu ini. Apalagi menyangkut perhatian terhadap pelestarian lingkungan.

“Kalau kita anak milenial berarti sudah harus tahu bicara iklim dan bagaimana cara mengurangi sampah seperti kegiatan hari ini,” kata Vita, sapaan karib Camat Sangsel.

Menurut Vita, upaya menjaga iklim berarti sama halnya dengan menjaga ruang hidup. Dimulai dari lingkungan terdekat. Artinya berbicara menjaga iklim erat kaitannya dengan lingkungan. Demikian pula mengurangi sampah plastik, berarti menjaga lingkungan dan iklim. Dimulai dari diri sendiri dan komunitas terkecil di sekitar kita.

Senada dengan Camat Sangsel, Kades Sangsel Roni Wahyudi menyebut pihaknya telah berinovasi dengan melakukan kerja sama dengan Bank Sampah Induk. Dalam mengelola sampah plastik di lingkungan pemukiman. Untuk membuat bank sampah unit. 

“Agar (sampah plastik) tidak dibuang sembarangan, dan bisa menjadi nilai ekonomis,” jelasnya. 

Selain itu, lanjutnya, pihaknya dalam waktu dekat juga akan membuat taman rekreasi. Yakni Taman Rekreasi Rawa Indah yang berisi tanaman buah serta edukasi terhadap pengolahan sampah plastik. 

Sebelumnya pada permulaan kegiatan Ketua All Community Ikhwan Abbas menyampaikan, kegiatan “Festival Sampah Plastik” diadakan tak hanya menyemarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, namun sejatinya menjadi ‘arus balik’ bagi seluruh manusia untuk menegarkan komitmen penyelamatan. Hingga pemulihan lingkungan di tengah serangan krisis iklim yang semakin tidak terkendali. 

“Kenaikan suhu global saat ini mengakibatkan sendi-sendi kehidupan kita berpotensi mengalami kepunahan massal secara perlahan, namun pasti,” ungkap Ibo, sapaan akrab Ikhwan Abbas.

Sejalan dengan kenyataan hidup tersebut, melalui “Festival Sampah Plastik” yang diprakarsai All Community, dia dan lainnya mencoba ikut mengambil peran dalam memerangi ganasnya dampak dari krisis iklim. Dengan mengajak dan melibatkan warga untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. Kemudian mengekstraknya menjadi produk bernilai ekonomi yang berbasis ekologi. 

Kegiatan dimaksud dirangkai dengan penanaman pohon buah di pekarangan rumah warga, sesi berbagi informasi hingga pertunjukan kesenian. Berbagai lapisan masyarakat turut terlibat menyukseskan kegiatan ini. Tak hanya warga RT 5, tapi juga 40 komunitas yang tergabung di dalam All Community, SMAN 1 Sangatta Selatan dan Extinction Rebellion serta PWI Kutim. (*/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here