Beranda Infrastruktur Irwan dan BWS Susuri Sungai Kroscek Penanganan Banjir Sangatta dan Pantau Jalan...

Irwan dan BWS Susuri Sungai Kroscek Penanganan Banjir Sangatta dan Pantau Jalan Kilometer 1

56 views
0

Anggota Komisi V DPR RI Irwan bersama pihak terkait melakukan penyusuran Sungai Sangatta sekaligus memonitoring perbaikan jalan masuk Sangatta di Kilometer 1. Foto: Ist

SANGATTA – Anggota Komisi V DPR RI Irwan bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Regional IV Kalimantan dan jajaran Dinas PU Kutim dan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Sangatta tancap gas melakukan tindak lanjut penanganan banjir dengan menyusuri Sungai Sangatta, Sabtu (26/6/2022) kemarin.

Dari siaran pers yang diterima Pro Kutim, kegiatan kunjungan kerja ini menindaklanjuti usulan Irwan terhadap Kementerian PUPR dalam pertemuannya beberapa waktu lalu dalam rapat kerja (Raker) di Jakarta yang membahas penanganan banjir Sangatta. Ia pun meminta pemerintah pusat untuk bisa membantu.

Penyusuran sungai ini ditujukan untuk mengetahui langsung apa saja yang akan menjadi potensi bencana di sekitar lokasi dan hasilnya bisa dijadikan referensi dalam penanggulangan banjir Sangatta.

“Kita langsung bisa mengidentifikasi potensi bencana selanjutnya dibuatkan kajian. Hasil kajian tadi diserahkan ke Kementerian PUPR untuk jadi bahan penanggulangan atau pencegahan bencana,” tegas Irwan.

Lebih lanjut, pria berkacamata ini menegaskan jika momen kegiatan pencegahan dan pengendalian air ini harus melibatkan unsur perusahaan yang beroperasi di wilayah Sangatta. Menurut Irwan, kerusakan yang mengakibatkan bencana banjir tak lepas dari pengaruh perusahaan yang ada, khususnya industri pertambangan.

“Perusahaan harus punya tanggung jawab, perusahaan harus hadir dan terlibat, jangan ada yang berlepas diri,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BWS Regional IV Kalimantan Harya Muldianto menyebut, kondisi Sungai Sangatta memang kini cukup memprihatinkan. Dari pengamatannya, penyusuran sepanjang sungai memang tak mampu melewati debit air saat banjir sehingga dapat mudah meluap ke kawasan pemukiman warga.

“Nanti kita akan telaah, sembari menunggu arahan dari pimpinan. Tindak lanjut ini akan ke mana dan memang harus dimulai dari proses perencanaan dulu untuk menentukan penanganan yang tepat,” sebutnya.

Dirinya menambahkan, terkait ukuran panjang sungai, harus memerlukan waktu yang cukup lama untuk proses evaluasi kondisi Sungai Sangatta.

“Namun melihat panjang sungainya, penyelesaian persoalan ini tak bisa cepat, tapi bertahap,” tambahnya.

Ia menambahkan, hasilnya nanti akan didiskusikan lagi oleh BWS dengan pihak terkait. Apalagi usulan usulan Komisi V DPR RI dalam Raker bersama Kementerian PUPR beberapa waktu lalu mendapat respon yang baik.

“Setelah ini kita akan diskusikan lagi dengan Dinas PU, baik kabupaten maupun provinsi,” ungkapnya.

Pasca menyusuri Sungai Sangatta, Minggu (26/6/2022) ini, Irwan menyempatkan untuk meninjau perbaikan di Jalan Poros Sangatta – Bontang Kilometer 1 dan 2 yakni mulai dari Jembatan Pinang – Patung Burung sampai SPBU Simpang Sangatta Selatan.

Ditegaskan dirinya mulai hari ini sudah dilaksanakan pekerjaan rekonstruksi rigid beton dengan ketebalan 30 centimeter.

“Waktu pekerjaan selesai sebulan,” urainya.

Ditambahkan Irwan, setelah itu akan dilanjutkan rekonstruksi rigid beton dari SPBU sampai Terminal Bus Sangatta di Kilometer 3 dengan pembangunan drainase kiri dan kanan badan jalan.

Kemudian, untuk penanganan jalan nasional Bontang-Sangatta-Simpang Perdau akan dimulai tahun ini sampai tahun depan.

“Kami akan berusaha selalu hadirkan solusi,” ujarnya.

Ia pun memohon maaf jika tidak serta merta langsung selesai tapi semua butuh proses dan waktu.

“Karena perlu perjuangan perencanaan, alokasi program dan anggaran serta pelaksanaan,” jelasnya. (kopi13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here