Beranda Kutai Timur Tingkatkan Manajemen Pengelolaan Keuangan Pengurus Koperasi – Diskop UMKM Kutim Gelar Pelatihan...

Tingkatkan Manajemen Pengelolaan Keuangan Pengurus Koperasi – Diskop UMKM Kutim Gelar Pelatihan Akuntansi

169 views
0

Teks: suasana pelatihan akuntansi koperasi bagi pengurus koperasi di Teras Belad Café and Resto, Sangatta Utara yang dibuka langsung oleh Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, Kamis (21/7/2022). (ist)

SANGATTA- Untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan pengurus koperasi. Khususnya penata keuangan koperasi, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar pelatihan akuntansi koperasi bagi pengurus koperasi. Pelatihan yang diikuti oleh 60 perwakilan koperasi se-Kutim ini dilaksanakan Teras Belad Café and Resto, Sangatta Utara. Dibuka langsung oleh Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, Kamis (21/7/2022).

Kepala Bidang Kelembagaan Diskop UMKM Firman Wahyudi mewakili Kepala Dinasnya melaporkan, kegiatan pelatihan kali ini berlangsung selama dua hari, sejak Kamis (21/7/2022) sampai Jumat (22/7/2022).

“Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan pengurus koperasi khususnya pengelola keuangan koperasi tentang akhuntansi dan penyusunan laporan keuangan. Sehingga menjadi lebih efektif dan efisien, memiliki daya saing yang tinggi, sehat dan berkembang,” jelas Bobo, sapaan karib Firman Wahyudi yang pernah menjabat Kasubbag Protokol tersebut.

Selain itu, untuk memberikan pemahaman sercara mendalam tentang bagaimana cara menerapkan akuntansi koperasi secara baik dan benar sesuai ketentuan serta peraturan. Kegiatan ini menghadirkan Knsultan PLUT Provinsi Kaltim Zulkifli sebagai narasumber.

Sebagai tambahan, dirinya juga melaporkan bahwa di Kutim terdapat 1.804 koperasi. Terkait peningkatan SDM perkoperasian, Diskop UMKM memiliki anggaran setiap tahun yang terbatas. Sehingga masih banyak pengurus koperasi yang belum bisa ikut pelatihan perkoperasian. Dia berharap pada 2023 pihaknya bisa melaksanakan pelatihan dengan melibatkan lebih banyak peserta.

Sementara itu Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman di hadapan Kadiskop UMKM Kutim Darsyafani mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan demi peningkatan kualitas SDM perkoperasian kali ini. Dia menyebut saat ini merupakan eranya koperasi untuk tampil unjuk gigi. Pasalnya dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang meminta implementasi Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) digalakkan, tentunya menjadi peluang bagi dunia koperasi. Kewajiban untuk menggunakan produk dalam negeri minimal 40 persen. Maka koperasi bisa memaksimalkan peluang tersebut dengan memenuhi kebutuhan pasar dengan produk dari masyarakat.

“Maknanya, semua pemerintah diwajibkan menggunakan produk dalam negeri atau produk lokal,” sebut Ardiansyah.

Kepada masyarakat yang tergabung dalam unit-unit usaha seperti Koperasi, UMKM, Badan Usaha Unit Desa, kelompok tani dan lainnya, apabila memiliki produk barang dan jasa, sebaiknya segera mengisi dan memasukannya ke dalam E-Katalog. Terutama produk-produk yang bisa digunakan oleh pemerintah setempat. Namun selain meningkatkan produktivitas, secara manajemen juga harus di tingkatkan. Salah satunya adalah manajemen penataan keuangan.

“Akuntansinya harus betul-betul dipahami,” pinta Ardiansyah.

Dengan taat akuntansi dan pengelolaan keuangan yang rapi, maka akan terlihat ketidakwajaran apabila ada sesuatu yang dilaksanakan bukan pada tempatnya. Oleh karena itu dirinya bersyukur dengan adanya pelatihan ini tentunya dapat meningkatkan pemahaman tentang akuntansi bagi pengurus koperasi. Menandai dimulainya pelatihan ini, Bupati mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan pengurus koperasi yang ada. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here