Beranda Kutai Timur Desa Sekerat Harus Bangkit !  – Ikon Budaya Mesti Lebih Ditonjolkan di...

Desa Sekerat Harus Bangkit !  – Ikon Budaya Mesti Lebih Ditonjolkan di Festival 2023

142 views
0

Penutupan : Bupati Ardiansyah Sulaiman menutup secara resmi Festival Sekerat Nusantara (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

BENGALON – Festival Sekerat Nusantara di Pantai Sekerat, Kecamatan Bengalon ditutup secara resmi oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman pada Sabtu (23/7/2022) malam. Kegiatan yang berlangsung selama seminggu tersebut, tidak saja membekas bagi masyarakat setempat namun juga bagi para tamu dan pengunjung.

Hadir dalam acara penutupan mendampingi Bupati Kutim, yakni Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Seskab Rizali Hadi, Kepala DPM-PTSP Teguh Budi Santoso, Kadis Koperasi dan UMKM Darsafani, Plt Kepala Bappeda Noviari Noor, Kadis Pariwisata Nurullah, hingga anggota DPRD Kutim Masdari Kidang. Perwakilan Kodim 0909/KTM, Polres Kutim, Lanal Sangatta, serta perusahan-perusahaan yang turut mendukung kesuksesan acara maupun Kades se-Kecamatan Bengalon.

“Buah mpelam dimakan nikmat, meskipun rasanya masam sekali. Kalau salam saya tidak dijawab, saya ulang sekali lagi. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” ucap Bupati dibalas salam dari ratusan warga dan pengunjung Festival Sekerat Nusantara memulai pidatonya.

Terimakasih : Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten, dari Kades, Camat, Kepala OPD, Seskab, Wabup dan Bupati mengucapkan rasa terimakasih yang mendalam pada semua pihak. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

Bupati dalam sambutannya mengaku setuju dengan motto “Sekerat Berbuat Saja”. Hal yang ditunjukkan oleh warga masyarakat dengan bukti yang terjadi pada malam penutupan Festival Sekerat Nusantara. Desa Sekerat memiliki keunggulan, salah satunya bidang pariwisata. Sehingga salah satu desa di pesisir Kutim ini, harus bangkit dan terus membangkitkan sektor pariwisata. Apalagi setelah perkebunan kelapa sawit yang menyumbang paling banyak devisa negara adalah pariwisata.

“Saya telah mendapatkan laporan, baik dari Kades Sekerat maupun pihak event organizer dalam agenda Festival Sekerat Nusantara. Betapa begitu semangatnya masyarakat yang datang menyaksikan, begitu pun transaksi demi transaksi dari perhelatan yang digelar di pantai Sekerat,” ungkapnya.

Menyaksikan semua yang terjadi dalam satu minggu terakhir di desa Sekerat. Bupati Kutim bertekad pada pelasanaan Festival Sekerat Nusantara 2023, akan berlangsung lebih baik dan meriah. Tentu juga dengan rencana menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno ke Kutim.

Bangga dan Bahagia : Masyarakat Desa Sekerat hadir memenuhi acara penutupan Festival Sekerat Nusantara, hingga rela berdiri maupun duduk dipinggiran panggung. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

Patut diingat oleh semua pihak, ikon dalam Festival Sekerat Nusantara yang harus terus ditonjolkan adalah budaya. Lantas olahraga tradisional, festival kemaritiman.

“Di Kutai hanya dikenal Erau yang begitu besar selama ini, lantas melaboh naga dan hanya ada di Tenggarong. Tidak ada Kutai lainnya, namun ternyata di pantai Sekerat telah turun temurun melakukan Pelas Laut dengan melabuh (melarung) naga ke laut,” jelas Bupati.

Ikon inilah yang diharapkan mampu digelar dan dikemas sedemikian rupa, agar hal tesebut menjadi ikon dan kekhasan dari desa Sekerat. Dengan melibatkan bantuan dari Dinas Pariwisata Kutim maupun Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura pada tahun-tahun mendatang. Tentu tujuan Pemkab Kutim dalam mendukung Festival Sekerat Nusantara, tidak saja menjadikan kebudayaan dan adat istiadat berkembang dengan pesat di Desa Sekerat. Namun juga membawa dampak besar, berupa peningkatan ekonomi masyarakat dari sektor pariwisata. (kopi5/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here