Beranda Infrastruktur Tiga Operator Bangun 6 BTS di Busang – Program Merdeka Sinyal Jangkau...

Tiga Operator Bangun 6 BTS di Busang – Program Merdeka Sinyal Jangkau 18 Kecamatan Kutim

66 views
0

SANGATTA –  Program Merdeka Sinyal Pemkab Kutim, sesuai target telah berhasil menjangkau 18 Kecamatan se-Kutim sejak April 2022 ini. Keberhasilan program merdeka sinyal menjangkau desa-desa di kecamatan itu, disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik Persandian (Kominfo Perstik) Kutim Ery Mulyadi. 

“Jadi target yang ditetapkan pak Bupati itu sebenarnya sudah sejak April 2022, seluruh kecamatan di Kutai Timur (Kutim) ini sudah terjangkau untuk layanan internet desa,” kata Kadis Kominfo Ery Mulyadi, ditemui diruang kerjanya, Senin (5/9/2022).

Menurut Ery Mulyadi, internet desa ini merupakan program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Jadi Kominfo Perstik menyiapkan untuk jaringan internet di desa-desa. Kemudian selain program internet desa, Ery menyebut pihaknya punya program jangka pendek dan menengah untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) atau Stasion Pemancar.

Ditanya soal sinyal yang masih terbatas di beberapa desa di Kecamatan Busang, Ery Mulyadi menjelaskan bahwa di Busang menggunakan satelit yang bangun di 6 desa. Dibangun oleh provider sebagai bagian Program Satu Indonesia, dengan 3.435 yang dibangun seluruh Indonesia. Dari Program Satu Indonesia sebanyak 3.435 BTS, Kutim mendapatkan 56 titik pembangunan. 

“Jadi ada pembangunan BTS dan ada yang sifatnya penguatan sinyal,” jelas Ery.

Selanjutnya dari 56 titik yang dibangun di Kutim, Busang mendapat 6 BTS yakni di Desa Long Bentuq, Desa Long Lees, Desa Long Nyelong, Desa Long Pejeng dan Desa Mekar Baru serta Desa Rantau Sentosa. Saat ini progresnya terus berjalan. Tiga provider telekomunikasi besar yang masuk Kutim, pertama Telkomsel atau membangun 18 lokasi, Indosat ada 30 lokasi dan 8 BTS itu akan dibangun oleh XL.

Namun demikian, progres di lapangan terus dipantau oleh dinas. Karena menurut Ery, berdasarkan laporan tim di lapangan, progres pembangunan BTS belum sesuai program awal. Indosat yang tadinya akan membangun 30 titik, ternyata jadi 20 titik BTS. Kemudian Telkomsel yang tadinya 18 BTS hanya akan membangun 6 saja. Ery mengaku saat ini pihaknya mencoba berkomunikasi dengan pihak provider. Menurut rencana, pihaknya akan mengevaluasi terkait progres apakah dilaksanakan sesuai target atau ada perubahan. Misalnya memba

“Minggu depan kita akan berkordinasi, kita akan kumpulkan lagi pihak provider yang membangun, tentunya setelah kami berkoordinasi dengan Kementerian (terkait). Karena kami akan melaporkan kepada Kementerian terkait hasil koordinasi dengan pihak provider,” katanya.

Sebelumnya Sekretaris Kecamatan Busang Laden Sibarani mengatakan, program merdeka sinyal sudah bagus. Namun sampai sekarang mayoritas warga Busang belum menikmati sinyal.

“Ada Tower yang kadang dimatikan lalu dua jam kemudian baru dihidupkan lagi. Itu tower Long Lees ibu kota kecamatan Busang,” jelas Laden Sibarani dihubungi, Selasa (5/9/2022).

Laden Sibarani membenarkan adanya program pembangunan BTS di Desa Long Bentuq dan Desa Rantau Sentosa beberapa waktu lalu, namun belum dilanjutkan. Maka dari itu dia berharap program tersebut bisa kembali dilanjutkan agar lekas selesai dan warga Busang bisa benar-benar merdeka sinyal. (kopi8/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here