Beranda Kutai Timur Tingkatkan Kualitas SDM Perajin Kutim – Disperindag dan Dekranasda Kolaborasi Gelar Pelatihan...

Tingkatkan Kualitas SDM Perajin Kutim – Disperindag dan Dekranasda Kolaborasi Gelar Pelatihan Anyaman

46 views
0

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutim menggelar Pelatihan Anyaman bagi pemula di Hotel Royal Victoria, Sangatta. (Fuji Pro Kutim)

SANGATTA- Fokus Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk meningkatkan kualitas industri kerajinan rumah tangga demi peningkatan ekonomi kerakyatan tak berkurang. Berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung hal tersebut pun terus digiatkan. Paling anyar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutim menggelar Pelatihan Anyaman bagi pemula. Pelatihan yang dibuka oleh Kadisperindag Kutim Zaini di Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara ini turut dihadiri Ketua Dekranasda Kutim Ny Hj Siti Robiah dan pengurus lainnya, jajaran Disperindag serta undangan lainnya.

Kadisperindag Zaini mengatakan, pelatihan anyaman bagi pemulai ini menyertakan 20 perajin anyaman di Sangatta Utara. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 8-9 September 2022.

“Pelatihan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para perajin anyaman dengan industri kecilnya. Dengan memaksimalkan pemanfaatan enceng gondok menjadi produk kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi,” sebut Zaini.

Diharapkan setelah ini para perajin anyaman enceng gondok maupun bahan baku lainnya dapat memproduksi barang-barang bernilai ekspor. Hanya dengan bahan baku yang murah dan mudah diperoleh, khususnya bahan baku di lingkungan sekitar yang sebelumnya tak termanfaatkan. Kemudian ke depan dapat menciptakan peluang ekspor, sehingga meningkatkan pendapatab daerah dan tentunya ekonomi para perajin.

“Peserta kali ini tak hanya mendengarkan teori yang disampaikan oleh narasumber, tapi langsung praktik produksi. Setelah ini Disperindag juga akan melatih pelaku industri kerajinan lainnya dengan bahan baku yang berbeda seperti kayu,” tambah Zaini pada pelatihan yang menghadirkan empat narasumber, yakni Catur Handayani, Sumardji, Masniar dan Misriah.

Sementara itu Ketua Dekranasda Kutim Ny Hj Siti Robiah mengaku mengapresiasi pelatihan yang dilaksanakan kali ini. Menurut dia kerajinan tangan dengan memanfaatkan bahan baku enceng gondok di Kutim belum banyak. Bahan baku berupa enceng gondok banyak tersedia di perairan air tawar di Kutim, namun belum dimanfaatkan maksimal menjadi sebuah produk kerajinan.

“Untuk itu, melalui pelatihan anyaman ini, para perajin bisa melihat dan memaksimalkan peluang industri kerajinan berbahan baku enceng gondok tersebut. Sehingga dapat memajukan sektor industri kerajinan di Kutim,” harap Siti Robiah.

Tentunya dibarengi kreativitas dan inovasi para perajin yang didukung oleh pemerintah. Serta pembinaan berkelanjutan dalam hal ini melibatkan Dekranasna. Sebagai mitra pemerintah, Dekranasda memiliki tugas untuk menggali serta melestarikan warisan tradisi dan budaya bangsa yang tercermin pada berbagai produk kerajinan. (kopi3) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here