Beranda Umum & Ekonomi Diskop UMKM Kutim Gelar Workshop Tingkatkan Kualitas Produksi Olahan  Mangrove

Diskop UMKM Kutim Gelar Workshop Tingkatkan Kualitas Produksi Olahan  Mangrove

79 views
0

Suasana pelatihan olahan mangrove untuk masyarakat wilayah pesisi. foto Diskominfo Perstik Kutim    

SANGATTA –Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mendorong peran para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan pengetahuan dan mengasah potensi yang dimiliki. Melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) kembali menggelar pelatihan olahan mangrove untuk masyarakat wilayah pesisir, Selasa (13/9/2022).

Pelatihan yang digelar di salah satu resto di kawasan kota Sangatta ini berlangsung selama empat hari mulai 13-16 September 2022. Diikuti 30 peserta dari berbagai kecamatan. Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Kaliorang dan Sangkulirang. Dengan menghadirkan narasumber dari Pemerintah Pusat, Penyuluh Kehutanan, Swadaya Masyarakat Bontang.

Pelatihan Olahan Mangrove ini dibuka oleh Plt Sekretaris Dinas Koperasi UKM Wenadianto. Dihadiri perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim, perwakilan Lanal Sangatta, perwakilan TP PKK Kutim, perwakilan UPTP Kehutanan Kaltim, Kepala Bidang UKM Suwandi dan Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda di lingkungan Dinas Koperasi UKM serta tamu undangan lainnya.

Plt Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Kutim Dr Wenadianto mengatakan bahwa kondisi Koperasi dan UMKM di Kutim belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hal itu dilihat dari segi kelembagaan dan tingkat produktivias usahanya. Hal itu terlihat dari keterbatasan akses koperasi dan UMKM kepada daya produktif. Seperti permodalan, teknologi, informasi dan pasar.

“Hal-hal seperti ini yang menyebabkan Koperasi dan UMKM menjadi sulit untuk meningkatkan kapasitas usaha dan mengembangkan produk yang berdaya saing,” ujarnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, sambung Wenadianto, Dinas Koperasi dan UMKM berupaya keras mengambil langkah-langkah kebijakan. Yaitu memberdayakan koperasi serta menumbuh kembangkan wirausaha baru dan kegiatan-kegiatan usaha lainnya. Dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, sesuai arah kebijakan Pemkab Kutim.

“Oleh karena itu kami (Dinas Koperasi UKM Kutim) berusaha meningkatkan sumber daya manusia serta mengembangkan infrastuktur dasar dan sumber daya alam secara berkelanjutan,” katanya.

Dia menambahkan, sebagai upaya pemberdayaan koperasi  perlu ditempuh beberapa strategi dan kebijakan. Diantaranya adalah melakukan revitalisasi koperasi. Upaya-upaya yang akan dilakukan seperti merevitalisasi sektor pertanian. Karena sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar dalam penyerapan tenaga kerja. Selain itu memfokuskan pengembangan UMKM pada beberapa sektor yang memberikan kontribusi pada peningkatan produktivias. Untuk mewujudkan ekonomi yang tinggi serta melakukan pengembangan sentra UMKM. Sehingga menjadi klaster UMKM yang dinamis.

”Dari beberapa strategi dan kebijakan tersebut, diharapkan mampu mengatasi permasalahan dalam rangka memberdayakan koperasi dan menumbuhkan wirausaha baru,” ujarnya.

Diharapkan ke depan akan tumbuh koperasi-koperasi yang berkualitas. Koperasi harus mampu mengelola potensi sumber daya alam (SDA) yang tersedia guna peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakatnya. (*/kopi6/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here