Beranda Kutai Timur Diskominfo Perstik Kutim Siapkan Strategi – Tingkatkan Level Implementasi Smart City

Diskominfo Perstik Kutim Siapkan Strategi – Tingkatkan Level Implementasi Smart City

86 views
0

Wabup Kutim Kasmidi Bulang saat mengikuti program Smart City Kutim secara virtual dari Kemenkominfo. Foto: ist

SANGATTA – Program Smart City yang menjadi program nasional dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk daerah menjadi perhatian Diskominfo Perstik Kutim. Untuk itu dilakukanlah evaluasi implementasi oleh Pemkab Kutim. Karena Kutim menjadi salah satu daerah yang masuk dalam 141 kabupaten/kota yang terpilih di 2017-2021.

Evaluasi dilakukan secara daring (dalam jaringan, red) oleh Kemenkominfo. Kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kasmidi Bulang didampingi Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Poniso Suryo Renggono, Kepala Diskominfo Perstik Kutim Ery Mulyadi serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (PD) di Ruang Virtual Diskominfo Perstik Kutim, Rabu (5/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kasmidi Bulang menegaskan, pengembangan Smart City telah disampaikan. Hal apa yang menjadi pertanyaan para asesor bisa dijawab dengan baik.

“Tadi ada empat asesor. Ada dari Bappenas, Kemenkominfo dan akademisi yang banyak bertanya terkait program pengembangan Smart City di Kutim. Kita sudah menyampaikan secara umum program pengembangan Smart City di Kutim. Harapannya, dengan adanya evaluasi ini, kita bisa mendapatkan predikat atau penghargaan terhadap apa yang sudah kita lakukan,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk program Quick Wins (cepat menang, red) yang telah diajukan dalam pengembangan Smart City di Kutim semua sudah jalan. Seperti Smart Governance Satu Data, Smart Society CAP Jempol dan program-program lainnya . Untuk program Smart City di tahun sebelumnya yang sudah mendapat penghargaan akan tetap dijalankan.

“Contoh seperti Smart Branding Madu Kelulut, akan terus kita jalankan. Semoga saja apa yang sudah kita sampaikan bisa menjadi refrensi yang terbaik bagi Kutim,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Perstik Kutim Ery Mulyadi menegaskan, tujuan pengembangan Smart City Kutim difokuskan dalam pelayanan pelayanan. Seperti untuk pelayanan publik dan birokrasi (public service and bureaucracy), kompetensi SDM pengelola TIK, pertumbuhan ekonomi lokal berbasis pada pemanfaatan TIK. Pemanfaatan potensi kearifan lokal sebagai penggerak perekonomian, aksesibilitas, integrasi sistem dan pemanfaatan sistem informasi, efisiensi dan efektifitas pemanfaatan TIK. Serta kualitas dan fungsi lingkungan kawasan di pusat kota.

Lebih lanjut ia menambahkan, Quick Wins pada 2021 adalah Smart Governance (Satu Data), Smart Branding (Lebah Kelulut), Smart Economy (PBB Online), Smart Society (Digital Learning), Smart Living (Folder Ilham Maulana), Smart Environment (Bank Sampah). Sedangkan Quick Wins pada 2022 Smart Governance (Integrasi Satu Data Kutai Timur dan JIGD), Smart Branding (Prevab Mentoko), Smart Economy (E-SPTPD), Smart Society (CAP Jempol), Smart Living (Integrated Garden), Smart Environment (Bank Sampah). (kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here