Beranda Kutai Timur Diskop UKM Kutim Perkuat Kompetensi SDM Soal Pengolahan Ikan dan Rumput Laut

Diskop UKM Kutim Perkuat Kompetensi SDM Soal Pengolahan Ikan dan Rumput Laut

56 views
0

Suasana pembukaan pelatihan olahan ikan dan rumput laut di Teras Belad Cafe And Resto. Foto: Hasyim Pro Kutim

SANGATTA – Demi meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Kutai Timur (Kutim), Dinas Koperasi (Diskop) dan UKM Kutim menggelar pelatihan kewirausahaan bagi kelompok masyarakat strategis, dalam pengolahan berbahan baku ikan dan rumput laut. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari mulai Senin (17/10/2022) hingga Rabu (19/10/2022) di Teras Belad Cafe And Resto Sangatta tersebut diikuti 30 peserta dan dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim Rizali Hadi.

Dalam kesempatan itu, Rizali Hadi yang hadir mewakili Bupati Kutim mengatakan, bentangan laut Kutim yang sangat luas dan masyarakatnya juga banyak hidup di pesisir. Tak salah apabila Kutim disebut daerah yang ajaib. Artinya Kutim ini merupakan daerah yang luar biasa, sebab memiliki keunggulan potensi yang sangat banyak melebihi daerah lainnya. Hanya saja potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Apalagi dalam segi hasil olahan yang telah menjadi produk-produk unggulan daerah Kutim. Namun belum bisa dipasarkan dengan baik sehingga perekonomian masyarakat urung meningkat.

“Kekayaan yang luar biasa ini, belum kita manfaatkan secara maksimal. Maka dari itu, pelatihan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memaksimalkan hal tersebut,” kata mantan Kadishub Kutim itu.

Di sisi lain, Rizali mengapresiasi pihak Pemprov Kaltim yang telah memilih Kutim untuk diadakan pelatihan ini. Ia pun berharap kepada peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh narasumber. Kemudian dikreasikan agar tercipta produk-produk kualitas terbaik dari Kutim.

“Ikuti pelatihan ini dengan baik, terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi usaha keluarga. Usaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” pinta Rizali kepada para peserta.

Sebelumnya, Kadiskop UKM Kutim Darsafani menyampaikan dana pelatihan ini bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) yang diberikan pemerintah provinsi melalui Disperindagkop Kaltim.

“Mudah-mudahan hasil dari pelatihan ini, menjadi hasil olahan khususnya usaha rumahan. Kemudian produknya bisa tersebar ke daerah-daerah lainnya dengan keunikan serta ciri khas Kutim,”urainya. (kopi7/kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here