Beranda Keagamaan PCNU Kutai Timur Resmi Dilantik – Poniso Ajak Kaum Nahdliyin Berkolaborasi Bangun...

PCNU Kutai Timur Resmi Dilantik – Poniso Ajak Kaum Nahdliyin Berkolaborasi Bangun Kutim

146 views
0

Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat, Poniso Suryo Renggono saat memberikan sambutan di acara pelantikan PCNU di Gedung Serba Guna, Bukit Pelangi Sangatta. Foto: Vian Pro Kutim

SANGATTA-Setelah sempat tertunda beberapa waktu lalu akibat pandemi COVID-19, sebanyak 69 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kutai Timur (Kutim) masa khidmat 2022-2027, Jumat (28/10/22) dilantik di Gedung Serba Guna, Bukit Pelangi Sangatta. 

Pelantikan PCNU Kutim dirangkai dengan pembukaan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak NU (PD-PKPNU) angkatan pertama di Kutim. Pelantikan PCNU masa khidmat 2022-2027 ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar NU Nomor: 65/A.II.04.d/06/2022 tertanggal 8 Juni 2022. Dengan susunan pengurus inti, Syuriyah Rais Kyai Moh Muslih, Tanfidziyah Ketua Sismanto, Sekretaris Muchtar, Bendahara Gunawan Pulunggana.

Ribuan warga Nahdliyin menghadiri pelantikan pengurus PCNU dan pimpinan Fatayat NU Kutim dari segenap penjuru kabupaten. Tidak hanya dari Sangatta saja, namun juga dihadiri perwakilan majelis wakil cabang kecamatan se Kutim. 

Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat, Poniso Suryo Renggono mewakili Bupati Kutim menyampaikan selamat untuk terpilihnya PCNU masa khidmat 2022-2027. Poniso juga mengajak pengurus dan seluruh kaum Nahdliyin untuk bersinergi dengan pemerintah membangun Kutim lebih baik. 

“Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, dengan potensi dan kekuatan yang besar ini, saya mengajak untuk bersinergi, bahu membahu membangun Kutim. Kita tahu bersama, Kyai NU mulai dari level nasional hingga ke daerah memiliki kecerdasan intelektual dan emosial yang tinggi. Sehingga dalam menyelesaikan setiap persoalan diselesaikan dengan suasana adem (sejuk),” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa Pemkab Kutim tidak menafikan atau membantah NU telah berkontribusi besar mendampingi, memfasilitasi, mengayomi masyarakat dalam segala aspek pembangunan di Kutim. Dia mengajak kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan terus berkesinambungan. Terus dijaga agar terjadi progres pembangunan di Kutim secara terus menerus. Menurutnya ada beberapa cita-cita yang disampaikan ketua terpilih dan harus diwujudkan secara bersama-sama. 

“Kolaborasi antara Pemkab Kutim dengan seluruh pengurus dan anggota NU menjadi kunci untuk mewujudkan program yang sudah dicanangkan oleh pengurus,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua Tanfidziyah Sismanto mengatakan pengurus yang dilantik kali ini istimewa. Karena bertepatan dengan 100 tahun NU berdiri. Peringatan satu abad NU ini menjadi barometer mengukur kinerja dan kontribusi terhadap negara dan bangsa. 

“Ini adalah tonggak sejarah, apakah kita akan stagnan atau berubah. Ada tolok ukur yang harus diraih dalam kepengurusan ini. Yaitu kaderisasi dan kemandirian ekonomi. Dua hal ini menjadi program prioritas yang harus dilaksanakan dengan baik. Pembinaan melalui proses kaderisasi ini diharapkan memunculkan SDM yang siap menghadapi tantangan zaman,” terangnya. 

Untuk dapat mandiri secara ekonomi, menurut Sismanto, terdapat beberapa hal fundamental yang perlu diperbaiki secara berkelanjutan. Diantaranya peningkatan produktifitas dan daya saing. Pendalaman jasa keuangan yang inklusif serta reformasi struktural.

“Diharapkan perbaikan tersebut akan membawa kita menjadi semakin mandiri dan tidak mudah tergoncang oleh perubahan global yang sekaligus mampu menjadi pemain utama dalam persaingan perdagangan global, ” jelasnya. (kopi4/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here