Beranda Kutai Timur Bupati Kutim Jadi Narasumber FGD Kesiapan Daerah Menyambut IKN

Bupati Kutim Jadi Narasumber FGD Kesiapan Daerah Menyambut IKN

156 views
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman (kiri) bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi dan Ketua Umum ISPI Solehuddin (kanan) menyaksikan penandatanganan Pengurus ISPI Kaltim Dwi Nugroho Hidayanto, serta pengurus yang hadir di ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kaltim, Kamis, (3/11/2022) Adi Sagaria Pro Kutim

SAMARINDA– Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Menakar Kesiapan Pemerintah Daerah Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dalam Menyongsong Ibu Kota Negara” di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gaja Mada Samarinda, Kaltim, (3/11/2022) turut menghadirkan Bupati Ardiansyah sebagai satu dari lima kepala daerah di Kaltim yang menjadi narasumber.

Kegiatan FGD ini dilaksanakan usai pengukuhan Pengurus Daerah Provinsi Kalimantan Timur Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Masa Bakti 2022-2027. Ardiansyah menjadi pembicara bersama Bupati Mahakam Ulu Bonfasius Belawan Geh, Bupati Berau Hj Sri Juniarsi Mas dan Bupati Paser Fahmi Fadli.

Usai menjadi  pembicara pertama, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada wartawan menegaskan sangat siap menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) dengan konsep forest city atau berbasis hutan kota. Sebab dijelaskan Ardiansyah Sulaiman, konsep awal IKN dengan forest city berbasis hutan, sebetulnya sejak lama dikembangkan di Kutim.

“Melalui konsep pembangunan yurisdiksi berkelanjutan didalam perkebunan kelapa sawit,” kata Ardiansyah Sulaiman didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Kabupaten Kutim Basuki Isnawan.

Hal itu sebagai komitmen Pemkab Kutim dalam menghargai keramahan lingkungan tersebut. Jadi apapun yang Pemkab Kutim lakukan di dalam melaksanakan pembangunan tidak boleh merusak lingkungan, termasuk hutan.

“Nah itu yang harus kita sepakati. IKN konsepnya seperti itu (ramah lingkungan, red), mudah-mudahan program (pembangunan IKN) ini bisa nyambung dengan apa yang kita lakukan,” harap Ardiansyah.

Ardiansyah menegaskan kalau Kutim masih memiliki hutan sekitar 60 persen. Potensi tersebut hingga kini terus dilestarikan demi menjaga keseimbangan alam dan ekosistem.

Sekadar diketahui, sebelumnya acara pengukuhan ISPI Kaltim diawali penampilan tarian selamat datang suguhan siswi SMA Negeri 16 Samarinda. Dilanjutkan propesi pengukuhan oleh Ketua Umum ISPI Pusat M Solehuddin. Acara dimaksud turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, serta sejumlah perwakilan organisasi pendidikan dan Mahasiswa Universitas Mulawarman hingga undangan lainnya. (kopi8/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here