Beranda Kutai Timur Ringankan Beban Nelayan Akibat Inflasi, Pemkab Kutim Bantu 169 Mesin Ketinting

Ringankan Beban Nelayan Akibat Inflasi, Pemkab Kutim Bantu 169 Mesin Ketinting

120 views
0

Momen penyerahan mesin ketinting oleh Wabup Kasmidi Bulang. Foto: Wahyu Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mendukung keberadaan para nelayan dalam pengembangan potensi perikanan dan kelautan. Sehubungan hal tersebut, Pemkab Kutim memberikan bantuan untuk 15 kelompok nelayan dari 7 kecamatan di Kutim. Sebanyak 169 mesin ketinting 13 pk/hp dan has untuk bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang mewakili Bupati. Penyerahan bantuan itu berlangsung di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutim, Selasa (15/11/2022) siang.

Usai menyerahkan, Kasmidi Bulang mengatakan saat ini aneka program meringankan beban masyarakat tengah digenjot oleh seluruh pemerintah di Indonesia. Untuk di Kutim yang sudah berjalan adalah pasar murah yang telah digelar di beberapa kecamatan dan berlanjut sampai seluruh kecamatan yang ada di Kutim. Pelaksanaannya adalah Disperindag Kutim. Kemudian penyerahaan ketinting kepada nelayan progran garapan DKP Kutim.

“Program ini wajib dilaksanakan setiap pemerintah daerah. Ini adalah salah satu upaya pemerintah menanggulangi inflasi yang ada di daerah akibat kenaikan BBM (bahan bakar minyak, red),” kata Kasmidi.

Ditambahkan Kasmidi, program ini sesuai arahan dari Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian terkait. Dengan mewajibkan Pemda mengalokasikan APBD-nya sebesar dua persen untuk menekan laju inflasi di daerah. Jadi anggaran dua persen tersebut, Pemkab Kutim sebar untuk di setiap OPD, supaya memberikan ke masyarakat dalam bentuk bantuan.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu nelayan-nelayan kita dan meringankan aktivitas mereka, sisa persoalan BBM-nya saja lagi. Tetap jaga keselamatan dalam bekerja,” ujar Kasmidi di hadapan Camat Sangatta Utara Hasdiah, Camat Sangatta Selatan Vita Nurhasanah, Ketua KTNA Kutim Suherman sebagai perwakilan kelompok nelayan dari 7 kecamatan, jajaran DKP Kutim dan undangan lainnya.

Sebelumnya, Kepala DKP Kutim Suriansyah melaporkan, program ini merupakan bantuan pelindungan sosial (perlinsos). Bantuan ini terbagi di tujuh kecamatan, untuk 15 kelompok nelayan tradisional yang masih banyak yang menggunakan perahu dayung dengan alat tangkap yang sederhana.

“Bantuan ini untuk meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pelaksanaan program peningkatan ekonomi nelayan Kutim. Ini tidak terlepas dari tujuan meningkatkan taraf hidup nelayan perairan umum sungai di tengah tujuh wilayah kecamatan,” ujarnya.

Kemudian, ia menyampaikan 15 kelompok nelayan yang menerima bantuan adalah Kelompok Nelayan Kuda Laut dari Sangatta Utara mendapat 10 unit. Kelompok Nelayan Muara Tabuan, Bintang Laut dan Mutiara Laut dari Sangatta Selatan menerima total 34 unit. Kelompok Nelayan Sipatuo dari Bengalon menerima 11 unit.

“Kelompok Nelayan Setia Kawan, Lobster, Barokah dan Mangrove Indah dari Sangkulirang menerima 40 unit. Kelompok Nelayan Kerapu Manubar, Barakuda Manubar dan Lumba-lumba Manubar dari Sandaran menerima 35 unit. Kelompok Nelayan Danau Kepa dan Titian Bungur dari Muara Bengkal mendapat 29 unit. Terakhir Kelompok Nelayan Good Serkit Mandiri asal Muara Ancalong mendapat 10 unit,”terangnya. (kopi7/kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here