Beranda Kutai Timur Tepati Janji, Bupati Laksanakan Program Rp 50 Juta Per RT – Untuk...

Tepati Janji, Bupati Laksanakan Program Rp 50 Juta Per RT – Untuk 1.607 Rukun Tetangga Se-Kutim

42 views
0

Bupati Ardiansyah Sulaiman saat bersua dengan masyarakat. Foto: Wahyu Pro Kutim

SANGATTA- Sebanyak 1.607 Rukun Tetangga (RT) se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai bisa menikmati program yang dijanjikan oleh Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, yaitu bantuan program Rp 50 juta per RT. 

“Pemkab Kutim telah menganggarkan dari APBD sebesar kurang lebih Rp 82 miliar untuk bantuan program ke RT. Masing-masing Rp 50 juta kepada semua RT dan dua kelurahan,” kata Ardiansyah didampingi Kepala DPMDes Yuriansyah T belum lama ini.

Dua kelurahan dimaksud adalah Teluk Lingga dan Singa Geweh. Ardiansyah menegaskan telah menginstruksikan DPMDes selaku leading sektor program tersebut untuk melaksanakan sesuai rencana awal. Teknisnya pencairannya, sambung Ardiansyah, tetap melalui proses seperti Alokasi Dana Desa (ADD). Dana ditransfer langsung ke rekening desa, tetapi teknis pekerjaannya adalah RT membuat program. 

“Sesuai petunjuk teknis, Rp 40 juta untuk (program) infrastruktur dan Rp 10 juta untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM),” sebutnya.

Surat Keputusan Bupati Kutim juga telah diterbitkan guna mendukung pelaksanaan program yang golnya untuk kesejahteraan masyarakat ini. Ardiansyah berharap melalui program ini pembangunan yang tidak terhimpun di dalam Musrenbang bisa dilaksanakan. Meski dilakukan secara bertahap. Karena merupakan program jangka panjang dan berkesinambungan, maka Ardiansyah di setiap kesempatan bersua dengan masyarakat memastikan, bahwa program ini akan terus dilaksanakan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.

Kepala DPMDes Yuriansyah T ditempat terpisah menambahkan, pihaknya telah mendata desa-desa yang menjadi sasaran pelatihan. Apabila desa yang dituju juga memiliki program pelatihan serupa, maka kegiatan akan disatukan. Ini terkait pemberdayaan dan peningkatan sumber daya manusia. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur RT, pihak RT bisa melalui forum RT atau aspirasi warga mengusulkan program yang akan dilaksanakan.

“Jika tidak berdasarkan usulan, maka program tidak bisa dilaksanakan,” sebut Yuri, sapaan akrab Yuriansyah.

Selanjutnya setelah program dilaksanakan, maka pihak pemerintah desa atau kelurahan membantu menyelesaikan proses administrasinya. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here