Beranda Kutai Timur Ke Kaubun, Ardiansyah Awali Penyuntikan Vaksin PMK Kedua Serentak

Ke Kaubun, Ardiansyah Awali Penyuntikan Vaksin PMK Kedua Serentak

90 views
0

Bupati melakukan penyuntikan vaksin PMK kedua kepada salah satu hewan ternak warga Desa Mata Air. (Foto: Wahyu Pro Kutim)

KAUBUN – Mencegah dan menanggulangi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak agar tak mewabah di Kutai Timur (Kutim), Dinas Pertanian dan Perternakan (Distanak) Kutim terus menggenjot penyuntikan vaksin PMK. Kali ini penyutikan sudah memasuki tahap kedua. Secara simbolis di Kaubun tepatnya di Desa Mata Air, Jumat (25/11/2022) Bupati Ardiansyah mengawali menyuntikan vaksin kepada sapi kelompok tani (Poktan) Karya Manunggal.

Saat penyuntikan Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala Distanak Dyah Ratnaningrum, Plt Camat Kaubun Saprani, Ketua TP-PKK Siti Robiah, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Seskab Kutim Tejo Yuwono, perwakilan PT GAM, Kepala UPT P4 Kaubun Yuliandi dan masyarakat Desa Mata Air yang antusias.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan tahun ini pemerintah sangat bersemangat untuk melakukan berbagai program di bidang peternakan. Salah satunya breeding atau pemuliaan hewan. Namun kondisi tak memungkinkan dikarenakan merebaknya PMK. Sehingga program tercepatnya pemerintah membuat inseminasi buatan.

“Oleh karena itu, saya sepakat tahun depan harus memberikan dan menyiapkan (inseminasi buatan) ini kepada masyarakat. Sehingga kita dapat bertahan untuk menyiapkan kebutuhan daging sapi,” ucap orang nomor satu di Kutim itu.

Ia pun berharap semoga dapat berjalan lancar. Meskipun ia mengutarakan dengan konsep inseminasi buatan belum bisa dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kutim.

“Mudah-mudahan sapi kita terbebas dari PMK. Sekarang Kutim masih zona hijau,” imbuhnya.

Untuk petugas vaksin, ia berpesan tetap terus semangat menjalankan tugas. Terutama melakukan vaksin PMK ke hewan ternak yang ada di Kutim. Karena semua yang dilakukan akan banyak memberikan manfaat bagi warga Kutim.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluhan Pertanian Peternakan dan Perkebunan (UPT P4) Yuliandi menyampaikan pelaksanaan vaksin PMK pertama telah dilakukan sekitar satu bulan lalu. Bersama tim dokter hewan dari Distanak. Kemudian kali ini penyuntikan vaksin PMK tahap kedua yang diawali oleh Bapak Bupati. Ditargetkan 160 sapi disuntik vaksin PMK tahap dua.

“Dengan disuntiknya vaksin PMK ini, penyakit PMK bisa zero untuk Kecamatan Kaubun. Syukur-syukur alhamdulilah untuk Kabupaten Kutim juga. Sehingga pekembangan ternak khususnya sapi bisa tumbuh kembang dengan baik,” harapnya. (kopi7/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini