Beranda Entertainment Tampil Memukau di BEC, Penari Kutim Dapat Sambutan Meriah

Tampil Memukau di BEC, Penari Kutim Dapat Sambutan Meriah

346 views
0

Sekretaris Dispar Kutim Tirah Satriani bersama rombongan penari hadir di pagelaran parade etnis BEC. Tampak hadir MenPAN RB Azwar Anas didampingi sang istri yang juga Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Foto: Irfan/Pro Kutim

BANYUWANGI – Event parade etnis dalam Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) berjalan sukses dan semarak, Sabtu (10/12/2022). Semua peserta tampil totalitas dengan membawa kostum yang berasal dari etnisnya. Para peserta pun harus menuntaskan rute yang dilewati cukup panjang menempuh 2,5 kilometer dengan berjalan memamerkan gerak tari.

Adapun jalur yang harus dilalui para talent BEC yakni dari start Lorong Bambu Gesibu Blambangan ke arah utara hingga simpang empat Gedung Djuang 45, dilanjutkan ke arah barat hingga perempatan Taman Sritanjung, kemudian belok ke selatan menuju finish di depan Kantor Pemkab Banyuwangi. 

Meskipun lintasan yang dilalui cukup panjang dan membawa beban kostum berat disertai teriknya panas matahari, kontestan BEC tetap profesional serta mampu memukau masyarakat Bumi Blambangan.

Nah, dari sekian penampilan talent BEC, giliran delegasi penari binaan Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) unjuk kebolehan memamerkan atraksi Tari Kutim Beuntung Betuah. Dipimpin langsung oleh Supiansyah Burhan sebagai pelatih tari, para penari Dispar Kutim tampil memukau dan mendapatkan sambutan yang meriah dari masyarakat Banyuwangi. Spesialnya lagi atraksi para penari Dispar Kutim disaksikan langsung mantan Bupati Banyuwangi yang kini menjabat sebagai MenPAN RB RI Azwar Anas didampingi sang istri yang juga Bupati Banyuwangi sekarang yakni Ipuk Fiestiandani.

Sekretaris Dispar Kutim Tirah Satriani pun mengapresiasi para penarinya tampil begitu luar biasa dan atraktif serta sangat menghibur masyarakat Banyuwangi yang hadir menonton.

“Alhamdulillah, akhirnya kita bisa memberikan yang terbaik menampilkan Tari Kutim Beuntung Betuah di BEC ini. Kita hadir di BEC ini sangat luar biasa karena banyak pengalaman yang dapat kita ambil dan bisa kita edukasikan di Kutim jika melaksanakan kegiatan yang sama,” kata Tirah.

Harapannya dengan kehadiran rombongan Dispar Kutim apa yang sudah dilihat dan apa yang memang harus kita lakukan kita adopsi ke sana terutama dalam hal pelayanan.

“Karena kita lihat tamu-tamu yang datang di BEC dari berbagai etnis dan saya lihat ini menjadi satu kebanggaan pelayanan mereka rapi dan terencana,” tegasnya.

Ditambahkan Tirah, sebenarnya akhir Desember ini Dispar Kutim ingin menggelar kegiatan serupa, tapi memang membuat event seperti ini memerlukan perencanaan yang matang.

“Mereka saja mempersiapkan event ini dua bulan jadi harapannya ke depan di tahun 2023 kita akan melaksanakan kegiatan yang sama dengan melibatkan berbagai suku yang ada di Kutim.

“Kita semua akan libatkan seperti yang kita lihat tadi ada parade etnis yang ditampilkan mulai dari Mandar, Bali, Madura, Jawa, China dan Arab karena mereka satu kesatuan Banyuwangi,” bebernya.

Selanjutnya, Dispar Kutim akan selalu berinovasi dalam merancang kostum-kostum yang menjadi ciri khas Kutim.

“Tahun depan, Dispar akan memperkenalkan dua desain kostum yang menjadi ikonik Kutim yaitu desain burung dan buaya,” urainya.

Lebih jauh, Tirah mengungkapkan sektor UMKM di BEC juga menjadi perhatian dirinya. Hasilnya ada output yang diterima masyarakat dengan menghadirkan UMKM di area sepanjang BEC.

“Jadi dengan banyaknya masyarakat menonton akan meningkatkan daya beli produk yang mereka jual. Tentu hal itu akan meningkat penghasilan pedagang dibandingkan perolehan pada hari biasanya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap BEC Tahun 2022 mengangkat tema The Diversity of Banyuwangi Culture ini menjadi momen bagi para talent muda untuk unjuk gigi.

“Banyuwangi memiliki banyak talenta muda yang berbakat. Tentu kami berharap BEC ini menjadi ajang unjuk gigi bagi mereka untuk terus berprestasi.

Selain itu, tambah Ipuk, BEC ini juga menjadi momentum untuk kembali menggeliatkan sektor pariwisata Bumi Blambangan.

“Ini momentum bagi kita pariwisata di Banyuwangi bisa bergeliat lagi. Parade catwalk jalanan dengan berbagai kostum unik ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Banyuwangi,” terangnya.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini