Beranda Kutai Timur Habis Gelap Terbitlah Terang, Desa Djak Luay dan Karya Bakti Nikmati Listrik...

Habis Gelap Terbitlah Terang, Desa Djak Luay dan Karya Bakti Nikmati Listrik 24 Jam

101 views
0

Suasana syukuran bersama warga Desa Djak Luay dan Karya Bakti setelah dinyatakan dapat menikmati listrik 24 jam dari PLN.Foto: Basuki/Pro Kutim

MUARA WAHAU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mendorong PLN untuk dapat memberikan akses listrik yang lebih baik bagi masyarakatnya. Terbaru, warga masyarakat di Kecamatan Muara Wahau tepatnya di Desa Djak Luay dan Desa Karya Bakti kini sudah dapat menikmati listrik 24 jam tanpa henti berkat peningkatan pengoperasian PLN di Muara Wahau.

Momen membahagiakan tersebut, ditandai dengan tasyafakuran listrik PLN di Jembatan 1 Desa Djak Luay, Senin (10/7/2023) malam, yang di resmikan langsung oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala DPMDes Yuriansyah. Tampak hadir pula Anggota DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan, Camat Muara Wahau Marlianto, Danramil, Kapolsek, Plt Disperindag, perwakilan PLN Muara Wahau dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ardiansyah Sulaiman mengucapkan terima kasih berkat kerja sama semua pihak mulai Kades, Camat, PLN dan warga program ini bisa terealisasi dan aliran listrik 24 jam bisa dinikmati.

” Hari ini kita bisa merasakan listrik 24 jam, seperti sebuah novel habis gelap terbitlah terang,” kata Ardiansyah.

Ia berharap dengan adanya aliran listrik 24 jam ini, masyarakat setempat dapat meningkatkan produktivitas dan menggeliat perekonomian desa.

Sebelumnya, Kepala Desa Djak Luay Donatus Liah Luy mengatakan selama 19 tahun desanya menanti adanya setruman listrik. Akhirnya pada hari ini bisa terwujud dan ratusan warganya tak lagi dalam kegelapan.

“Terima kasih Pak Bupati dan Wakil Bupati telah mewujudkan harapan masyarakat desa. Mewakili masyarakat saya mengaku senang dan sangat bersyukur berkat terpenuhinya kebutuhan dasar yakni listrik 24 jam,” ucapnya.

Ia menambahkan ternyata bukan hanya desanya yang dapat menikmati listrik 24 jam ini, Desa Karya Bakti pun juga menikmatinya setelah 23 tahun lamanya menunggu harapan tersebut. Maka dari itu ia mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras untuk kemaslahatan masyarakat dua desa ini.(kopi7/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini