Beranda Entertainment Puncak Penutupan Bazar UMKM Bengalon, Angka Inflasi di Kutim Terus Menurun

Puncak Penutupan Bazar UMKM Bengalon, Angka Inflasi di Kutim Terus Menurun

98 views
0

Suasana penutupan festival seni budaya dan Bazar UMKM Bengalon dalam rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Foto: Wahyu/Pro Kutim

BENGALON – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman berkesempatan menutup Roadshow Bazar UMKM di Kecamatan Bengalon tepatnya di Desa Sepaso yang dirangkai festival seni budaya dan malam ramah tamah peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Camat Bengalon, Minggu (20/8/2023) malam. Kegiatan ini pun dipadati ratusan warga Bengalon yang sangat antusias menikmati jalannya acara.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pun mengucapkan syukur, pasalnya saat ini berkat seringnya digelar event UMKM dihampir semua kecamatan, berdampak pada penurunan inflasi di Kutim. Dengan angka 3 persen lebih rendah dari nasional. Hal itu menunjukkan bahwa perputaran dan peredaran uang di masyarakat akan terus bergulir.

“Itu merupakan tujuan pemerintah agar peredaran uang di masyarakat tak terhenti. Uang tidak boleh mengendap di perbankan harus beredar di tengah masyarakat melalui pertemuan penjual dan pembeli. Jadi adanya expo dan bazar dimana-mana bukan hanya dilakukan di Kutim tetapi di semua daerah di Indonesia,” ucapnya.

Di kesempatan itu juga, Ardiansyah mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus berkreasi munculkan produk lokal yang dapat dijual hingga di pasar global.

“Selamat untuk Kecamatan Bengalon yang telah menggelar Bazar UMKM dengan berbagai kegiatan menyemarakkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Semoga kegiatan pertemuan pembeli dan penjual lebih meningkatkan lagi pendapatan produksi masyarakat,” ujar Ardiansyah dihadapan Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, Anggota DPRD Masdari Kidang, Ketua TP-PKK Kutim Siti Robiah, Plt Kepala Disperindag Kutim Nurhadi Putra, Sekcam Bengalon Permana Lestari, unsur muspika, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangan lainnya.

Sebelumnya, Camat Bengalon Suharman mengatakan Bazar UMKM ini digelar hingga 10 hari dengan perputaran uang hingga miliaran rupiah. Sebab setiap satu stan pedagang saja dalam semalam paling rendah mendapatkan Rp 2,5 juta, sedangkan ada 40 stan yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Rencana hanya digelar 4 hari, karena antusias masyarakat yang hadir setiap hari, terpaksa lanjut sampai 10 hari. Tentunya ini luar biasa,” terang Suharman.

Ia menambahkan selain kegiatan UMKM ini dalam menyemarakkan HUT ke-78 RI ada pula lomba karnaval, gerak jalan, vokal solo, tari kreasi, serta karaoke dangdut dan pop.

“Semua lomba sangat luar biasa, peserta pun sangat antusias. Bahkan diikuti dari jenjang SD, SMP dan SMA. Saat lomba karnaval yang paling hebat, sebab diikuti peserta hingga ribuan yang berasal dari seluruh sekolah di Bengalon,” singkatnya.(kopi7/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini