Beranda Kutai Timur Kutim Camping Festival, Jadi Pilot Project dan Ikon Nasional Pramuka

Kutim Camping Festival, Jadi Pilot Project dan Ikon Nasional Pramuka

123 views
0

Suasana pembukaan Kutim Camping Festival yang dipusatkan di Bumi Perkemahan (Bumper) Pusdiklat Paskibraka, Kantor Dispora Kutim.Foto: Wahyu/Pro Kutim

SANGATTA – Sebanyak 300 peserta dari 12 Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka mengikuti Kutai Timur (Kutim) Camping Festival, yang dipusatkan di Bumi Perkemahan (Bumper) Pusdiklat Paskibraka, Kantor Dispora Kutim. Acara yang digelar selama tiga hari mulai tanggal 24-26 September 2023, dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Kutim Kasmidi Bulang yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka.

Saat membuka, Kasmidi Bulang berharap Pramuka Kutim bisa terus eksis, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat kembali menghidupkan berbagai kegiatan Pramuka yang serupa.

“Kutim Camping Festival wajib menjadi acara tahunan. Sebagai ajang silaturahmi antar penegak dan pandega untuk berdiskusi. Semoga muncul kegiatan yang menjadi pilot projek Pramuka dan menjadi ikon secara nasional,” kata Kasmidi dihadapan Kadispora Basrie, perwakilan Forkompinda, Kakak penegak dan pandega se-Kutim, Camat Karangan Madnuh serta undangan lainnya.

Ia menegaskan seorang harus bisa terus berinovasi dikarenakan perkembangan zaman, terus membuka diri untuk mengembangkan potensi yang telah dimiliki. Karena kedepannya menjadi bekal bagi kakak Pramuka yang naik ke jenjang lebih tinggi.

“Saya yakin basic kakak Pramuka yang telah dibangun sejak muda sampai dewasa menjadi bekal yang sangat berharga. Terutama ilmu berkomunikasi yang tak semua orang bisa menerapkan dalam situasi dan kondisi yang tepat,” imbuhnya.

Kasmidi menambahkan semua ilmu-ilmu tersebut ada di Pramuka. Ilmu itu dibangun dengan kedekatan emosional yang kuat di antaranya saling menghargai antarsesama.

Sebelumnya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kutim Asti Mazar melaporkan kegiatan ini mengusung tema ‘Bersama Kita Berkarya’. Jenis kegiatannya meliputi kunjungan, jumpa tokoh, festival budaya, pentas budaya, permainan tradisional serta dimeriahkan dengan 8 Talent lokal di setiap malamnya.

“Ada 12 Kwarran yang ikut berpartisipasi. Ada pula Gugus Depan yaitu SMAN 1 Sangatta Utara, SMAN 2 Sangatta Utara, SMKN 1 Sangatta Utara dan 2 Saka, yaitu Saka Wanabakti dan saka Widya Budaya Bakti. Total ada 300 peserta dan 80 panitia,” terangnya.(kopi7/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini