Beranda Keagamaan Ke Bengalon, Bupati Kutim Hadiri Pesta Laut dan Undangan Gereja HKPB

Ke Bengalon, Bupati Kutim Hadiri Pesta Laut dan Undangan Gereja HKPB

317 views
0

Bupati Ardiansyah saat hadiri Pesta Panen dan Pesta Pembangunan HKBP Bengalon. Foto : Nasruddin/Pro Kutim

BENGALON – Setelah menutup rangkaian acara Festival Pesta Laut Tanjung Bahari Desa Muara Bengalon, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman melanjutkan agendanya dengan menghadiri perayaan pesta panen dan pesta pembangunan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Bengalon. Acara tersebut berlangsung di halaman Gereja HKBP Bengalon, Minggu (8/9/2024) siang.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jemaat HKBP Bengalon yang telah mengadakan pesta syukuran untuk pembangunan gereja yang dirangkai dengan perayaan panen dan pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan rentan secara simbolis.

“Kita berharap acara ini menjadi barometer bahwa masyarakat Kutim adalah masyarakat yang agamis dan saling menghargai keberagaman. Baik itu muslim, kristiani, dan lainnya, semuanya memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadahnya masing-masing,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti program pemerintah terkait BPJS Ketenagakerjaan rentan, yang kini semakin diperluas di Kutim.

“Hari ini kita juga menyaksikan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan rentan. Pemkab Kutim akan menaikkan jumlah peserta menjadi 100 ribu orang. Sebelumnya ada 14 ribu peserta, kemudian naik menjadi 85 ribu, dan sekarang kita berharap bisa mencapai 100 ribu orang,” jelasnya.

Ardiansyah menambahkan bahwa program BPJS ini merupakan jaminan sosial yang diberikan kepada masyarakat seperti pedagang asongan, nelayan dan lain sebagainya.

“Pemerintah hadir memberikan jaminan sosial untuk mereka yang penghasilannya tidak pasti. Program ini sangat penting untuk memastikan kesejahteraan mereka,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati juga menegaskan bahwa pada tahun ini ia telah memerintahkan Dinas Pendidikan untuk memberikan insentif bagi guru sekolah minggu di seluruh Kutim.

“Alhamdulillah, program insentif bagi guru sekolah minggu sudah terlaksana dan bisa dicek nanti,” katanya.

Di bidang keagamaan, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemkab Kutim telah lama memberikan insentif bagi pemuka agama, baik dai pembangunan bagi umat muslim maupun pendeta untuk umat kristiani.

“Tahun ini, kita kembali memberikan insentif bagi imam masjid, pendeta, dan pemuka agama lainnya. Kami ingin memastikan bahwa mereka bisa bekerja dengan baik, tidak hanya di sektor pemerintahan, tetapi juga di semua lini masyarakat,” tuturnya.

Bupati Ardiansyah menutup sambutannya dengan menegaskan visi pemerintahan saat ini yakni “Menata Kutai Timur Sejahtera untuk Semua.”

“Artinya, tidak ada perbedaan agama, suku, atau budaya. Semua warga Kutim memiliki hak yang sama, dan tujuan kita adalah untuk memajukan seluruh masyarakat Kutim secara merata,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Harapan Saragih menjelaskan bahwa Gereja HKBP Bengalon merupakan salah satu gereja di Kecamatan Bengalon yang didirikan atas kerinduan jemaat HKBP yang merantau ke Kaltim.

“Awal kebaktian di mulai dengan 10 KK pada tanggal 14 Desember 2007 dan kini jumlahnya telah berkembang menjadi 40 KK di tahun 2024 ini,” jelasnya.

Terakhir, ia mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk menggalang dana guna menyelesaikan pembangunan rumah dinas, teras depan, dan parkiran gereja.

“Kami sangat berharap bantuan dari Pemkab Kutim untuk dapat menyelesaikan tahapan pembangunan gereja ini,” tutupnya. (kopi14/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini