Beranda Kutai Timur STAIS Sangatta Wisuda 139 Sarjana, Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan

STAIS Sangatta Wisuda 139 Sarjana, Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan

223 views
0

Jalannya wisuda STAIS di Rusng Akasia GSG Bukit Pelangi. Foto: Yuni/Pro Kutim

SANGATTA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Sangatta mewisuda 139 sarjana strata 1 (S1) pada Rapat Senat Terbuka Wisuda XV Tahun 2025, Rabu (23/7/2025). Acara yang berlangsung di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi ini dihadiri oleh Ketua STAIS Sangatta Satriah, perwakilan Kopertais Wilayah XI Kaltim Humaidy, perwakilan PT Kaltim Prima Coal (KPC) M Yusuf, perwakilan TNI/Polri, dan para orang tua serta wali wisudawan. 

Wisuda kali ini meluluskan 139 wisudawan dan wisudawati dari jurusan Tarbiyah dan Syariah. Lima wisudawan terbaik berhasil meraih prestasi akademik gemilang yaitu Nur Aidila Fitriah (IPK 3,66), Muhammad Zidan Maulana (IPK 3,56), Marsela Yulianti (IPK 3,66), Rita Mulyani (IPK 3,63), dan Nadya Faza Malika Syah (IPK 3,60). 

Ketua STAIS Sangatta Satriah, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran lulusan sebagai agen perubahan. 

“Kalian mampu menjadi agen perubahan di manapun kalian berada,” ujarnya. 

Ia mendorong para wisudawan untuk tidak pernah berhenti belajar dan mengejar cita-cita setinggi langit. 

Lebih lanjut, ia mengajak mereka untuk tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan dan masyarakat. 

“Ijazah terbaik dan mulia adalah ijazah yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya. 

Ketua STAIS juga memberikan semangat kepada para wisudawan untuk terus melangkah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Mewakili Bupati Kutai Timur (Kutim) Asisten Administrasi Umum Seskab Kutim Sudirman Latif, menyampaikan ajakan kepada para wisudawan untuk bersinergi membangun Kutim. 

“Mari kita bersama-sama membangun daerah ini, menjadikan Kutim sebagai kabupaten yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” ajaknya. 

Sudirman Latif menjelaskan bahwa ketahanan Kutim bertumpu pada tiga pilar utama yakni sumber daya terbarukan, sumber daya tidak terbarukan, dan yang terpenting, sumber daya manusia. 

Ia berharap para lulusan STAIS dapat memanfaatkan keahlian dan keterampilan mereka untuk pembangunan daerah. 

Di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi yang pesat, Sudirman Latif menekankan pentingnya peran lulusan STAIS dalam menghadapi tantangan masa depan. 

“Selamat kepada wisudawan dan wisudawati. Hari ini bukan hari terakhir belajar, tetapi permulaan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan dan mempelajari situasi yang ada. Jadilah orang yang betul-betul kompeten di bidangnya,” pesannya. 

Ia berharap para lulusan dapat berperan aktif dalam pembangunan Kutim dan bersinergi menghadapi dinamika zaman. Acara wisuda ditutup dengan harapan besar agar para lulusan dapat berkontribusi positif bagi masyarakat dan kemajuan daerah.(kopi9/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini