Beranda Kutai Timur Muscab V IBI Kutim, Mantapkan Transformasi Kesehatan dan Penguatan Pelayanan

Muscab V IBI Kutim, Mantapkan Transformasi Kesehatan dan Penguatan Pelayanan

185
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menghadiri Muscab V IBI Kutim. Foto: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA – Ratusan bidan dari berbagai penjuru Kutai Timur (Kutim) berkumpul di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Minggu (14/9/2025), dalam Musyawarah Cabang (Muscab) V Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kutim. Acara yang digelar setiap lima tahun sekali ini mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”.

Muscab menjadi ajang silaturahmi para bidan sekaligus momentum penting untuk memperkuat eksistensi organisasi, mengevaluasi kinerja pengurus periode sebelumnya, dan pembentukan kepengurusan baru IBI Kutim.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, Ketua IBI Kutim, Ketua IBI Kaltim, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, jajaran Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan atas pengabdian mulia mereka dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Ia juga mengungkapkan data terkini jumlah tenaga kebidanan di Kutim.

“Ada 900 orang bidan yang tersebar di Kutim, sudah 150 bidan yang menyandang gelar profesi. Diharapkan untuk yang lain, tetap semangat dalam meningkatkan kualifikasi agar pelayanan kesehatan di Kutim semakin baik,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan profesi bidan di era digital semakin besar, sehingga menuntut peningkatan kompetensi dan profesionalitas.

“Bidan harus memiliki kemampuan luar biasa. Tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi juga mendampingi masyarakat sejak pra hingga pasca melahirkan. Semoga melalui Muscab V ini lahir pengurus-pengurus baru yang profesional dan semakin menjadikan bidan sebagai profesi yang siap melayani masyarakat Kutim,” ungkap Ardiansyah.

Sebagai tanda dibukanya secara resmi Muscab IBI, Ardiansyah memukul gong disaksikan seluruh peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Kutim bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, sebagai simbol kebersamaan dan doa untuk keberlangsungan organisasi.

Muscab ini diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid dan memperkuat peran IBI Kutim dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan di daerah. Dengan demikian, keberadaan bidan tak hanya hadir di tengah masyarakat sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan generasi Kutim yang sehat dan berkualitas.(kopi8/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini