Beranda Kutai Timur Pemkab Kutim Dukung Kolaborasi SKK Migas Kalsul dan Pertamina Sangatta di Penguatan...

Pemkab Kutim Dukung Kolaborasi SKK Migas Kalsul dan Pertamina Sangatta di Penguatan CSR

259
0

Momen pertemuan Bupati Ardiansyah Sulaiman bersama perwakilan SKK Migas dan Pertamina. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Pertamina EP Sangatta melakukan audiensi bersama Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman di Ruang Kerja Bupati Kutim pada Rabu (5/11/2025). Pertemuan ini pun membahas terkait rencana operasi tahun 2026, serta sinergi program pengembangan masyarakat di wilayah operasi perusahaan.

Wisnu Pradana, Manajer Senior Departemen Kehumasan SKK Migas Perwakilan Kalimantan – Sulawesi menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan hulu migas selama tahun 2025 berjalan lancar berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutim. Selain itu, pihaknya juga memohon arahan Bupati terkait fokus pembangunan daerah pada tahun 2026 agar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat sejalan dengan prioritas pemerintah daerah.

“Selain kegiatan operasional, kami juga ingin memastikan program CSR kami mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap bisa menyelaraskan kegiatan kami dengan fokus pembangunan daerah yang menjadi arahan Bupati Ardiansyah Sulaiman,” ujar Wisnu.

Pihak Pertamina menambahkan, dukungan terhadap pengembangan masyarakat akan diarahkan pada pemberdayaan UMKM dan peningkatan nilai tambah produk lokal, seperti membantu perbaikan kemasan, pengurusan izin pemasaran, hingga sertifikasi halal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya sinergi antara dunia industri dan pemerintah daerah. Karena wilayah operasi Pertamina berada di Kecamatan Sangatta Selatan, Bupati meminta agar fokus kegiatan pengembangan masyarakat diarahkan pada pengembangan budidaya madu kelulut, salah satu potensi unggulan daerah yang tengah menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Saya masih fokus di kelulut. Mohon semua perusahaan bisa ikut mendukung, terutama di daerah selatan. Program ini kita serahkan pada milenial agar mereka bisa menjadi motor penggerak ekonomi baru di desa,” ujar Bupati.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman meminta agar SKK Migas dan Pertamina berkoordinasi dengan beberapa perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes). Ia juga mendorong agar perusahaan menggandeng organisasi kepemudaan seperti KNPI untuk pelaksanaan program pelatihan dan pemberdayaan.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa keterlibatan milenial menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan Kutim saat ini. Generasi muda dinilai memiliki kreativitas tinggi, kemampuan adaptasi terhadap teknologi, serta semangat inovatif yang dapat mempercepat transformasi ekonomi daerah.

“Pembangunan Kutim tidak bisa hanya mengandalkan sektor industri besar. Kita perlu menyiapkan generasi muda agar mampu mengelola potensi lokal secara mandiri. Melalui pelatihan dan kolaborasi, mereka bisa menjadi pelaku ekonomi baru yang kreatif dan berdaya saing,” jelasnya.

Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah, industri migas, dan generasi muda dalam membangun Kutim yang berdaya saing, berkelanjutan, dan inklusif.(kopi12/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini