Beranda Kutai Timur Harapan dan Asa Baru ASN Kutim

Harapan dan Asa Baru ASN Kutim

140 views
0

Deretan ASN Kutim menyampaikan suara harapan. Fofo: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA — Gerimis tipis yang turun sejak pagi tidak cukup kuat untuk memadamkan semangat para aparatur sipil negara (ASN) Kutai Timur (Kutim) pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54 yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Senin (1/12/2025).

Dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, upacara tahun ini tidak hanya menjadi ritual seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mendengar suara para abdi negara tentang perjalanan, perubahan, dan harapan yang mereka bawa dalam senyapnya pengabdian.

Meski hujan gerimis membasahi seragam ASN yang berbaris rapi, tidak satu pun peserta meninggalkan lapangan. Mereka tetap berdiri tegak hingga upacara usai. Bagi sebagian besar dari mereka, momentum ini bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat atas panjangnya jalan pengabdian yang telah ditempuh.

Salah satu suara itu datang dari Risma, pegawai DPPKB yang sudah mengabdi selama 17 tahun. Dari yang awalnya seorang honorer hingga akhirnya dilantik menjadi PPPK tahun ini, perjalanan panjang itu ia kenang dengan syukur.

“Korpri Kutim luar biasa. Perubahannya sangat terasa pegawai semakin disiplin, dan rekan-rekan bekerja dengan penuh pengabdian. Saya bersyukur bisa tumbuh dan mengabdi di daerah ini,” ungkapnya usai upacara. Bagi Risma, Korpri bukan hanya organisasi profesi, melainkan tempat yang membentuk dedikasi serta keteguhan dalam menjalankan tugas.

Cerita lain datang dari Yuspiyeni, pegawai Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker). Dari menjadi TK2D pada 2011 hingga berstatus PPPK pada 2025, ia menghitung durasi pengabdiannya lebih dari 14 tahun.

“Perjalanan dari TK2D hingga menjadi PPPK membawa banyak perubahan dalam hidup saya. Kesejahteraan meningkat, penghasilan lebih baik, dan tanggung jawab yang saya emban juga semakin besar. Saya merasa sangat dihargai, dipercaya, dan diberikan ruang untuk berkembang,” ungkapnya sambil tersenyum.

Ia juga berharap Korpri terus melahirkan pegawai yang benar-benar mengabdi.

“Sebagai bagian dari Korps ini, kita semua harus bekerja untuk masyarakat dan negara. Semoga kehidupan ASN ke depan semakin baik,” jelasnya.

Dari DPMDes, Muh Sakril Rusli membawa refleksi yang tak kalah menarik. Ia menilai beberapa tahun terakhir banyak perubahan signifikan dirasakan ASN mulai dari administrasi hingga kesejahteraan.

“Alhamdulillah banyak perubahan. Kenaikan pangkat dulu hanya dua kali setahun, lalu jadi enam kali, dan terakhir per Oktober bisa sampai dua belas kali setahun. Untuk penyesuaian ijazah dan gelar, prosesnya juga jauh lebih baik,” jelasnya.

Di balik kesederhanaan upacara HUT Korpri ke-54, mengalir suara-suara yang mencerminkan dinamika ASN di Kutim. Perubahan status dari honorer atau TK2D menjadi PPPK disebut sebagai salah satu titik balik penting dalam karier banyak pegawai. Kenaikan penghasilan dan peningkatan kesejahteraan menjadi kenyataan yang mereka syukuri, namun bersamaan dengan itu tanggung jawab kerja juga menjadi lebih besar.

Gerimis yang mengawali upacara pagi itu akhirnya reda. Namun semangat para abdi negara yang memenuhi lapangan justru semakin menguat. Mereka pulang membawa harapan baru bahwa pengabdian yang mereka jalankan, setapak demi setapak, ikut mem bangun Indonesia maju dari Kutim.(kopi8/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini