Beranda Entertainment Back to Ninety Year End Expo 2025 Berakhir, Kutim Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

Back to Ninety Year End Expo 2025 Berakhir, Kutim Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

198
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menghadiri penutupan Back to Ninety Year End Expo 2025. Foto: Habibah/Pro Kutim

SANGATTA – Yayasan Sangatta Baru (YSB) resmi menutup rangkaian kegiatan Back to Ninety Year End Expo 2025 yang digelar di area Jogging Track Town Hall, Swarga Bara pada penghujung tahun, Rabu (31/12/2025). Penutupan expo ini menjadi momentum refleksi akhir tahun sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah dilanda bencana.
Kegiatan penutupan dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutim serta manajemen PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan dukungan terhadap kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan, ekonomi kerakyatan, dan solidaritas kemanusiaan.

Ketua Panitia, Muhammad Munir Zein Damar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Year End Expo 2025 berlangsung dalam suasana keprihatinan nasional. Sejumlah daerah di Indonesia, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan wilayah lainnya, tengah menghadapi bencana yang membawa duka, kehilangan, dan penderitaan.

“Kita menyadari, di penghujung tahun ini, saudara-saudara kita sedang menghadapi ujian berat. Karena itu, melalui kegiatan ini, mari kita sisipkan doa terbaik bagi para korban, keluarga yang ditinggalkan, serta seluruh pihak yang berjuang dalam proses pemulihan,” ujarnya.

Ia menegaskan, expo ini tidak hanya menjadi ajang aktivitas ekonomi dan hiburan, tetapi juga sarat dengan nilai empati, solidaritas, dan kemanusiaan. Melalui kegiatan penggalangan dana solidaritas, Back to Ninety Year End Expo 2025 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, sekecil apa pun, sebagai tambahan kekuatan nasional dalam menghadapi musibah.

“Besar atau kecilnya bantuan bukanlah ukuran utama, tetapi rasa kebersamaan dan kepedulian kita yang menjadi energi bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Munir menyampaikan bahwa pergantian tahun merupakan waktu untuk berhenti sejenak, merenung, dan bercermin atas apa yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum ini sebagai energi baru untuk melangkah ke tahun mendatang dengan hati dan pikiran yang lebih terbuka serta tindakan yang lebih bermakna. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan expo dan berharap pelaksanaan di tahun berikutnya dapat lebih baik.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya saat menutup expo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Sangatta Baru yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai expo ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, seni, dan budaya untuk berkembang dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutim, kami mengucapkan terima kasih kepada YSB yang telah memfasilitasi para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif selama satu pekan kegiatan ini,” ujarnya.

Namun demikian, Bupati juga menegaskan bahwa penutupan tahun 2025 dilaksanakan secara sederhana, sejalan dengan anjuran Pemerintah Republik Indonesia untuk tidak menggelar kegiatan yang bersifat mewah, sebagai bentuk empati terhadap korban bencana. Pemerintah Kabupaten Kutim bahkan telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh perangkat daerah (PD) agar tidak menyelenggarakan acara perayaan, namun tetap diperkenankan menghadiri undangan kegiatan yang bernuansa kebersamaan dan doa.

“Kita selalu bersimpati dan berdoa untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji. Semoga kebersamaan dan solidaritas ini menjadi kekuatan bagi kita semua,” pungkasnya.(kopi10/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini