Beranda Kutai Timur Sinergi TNI-Polri Kawal Demokrasi, Pemilihan Ketua RT 27 Singa Gembara Kondusif

Sinergi TNI-Polri Kawal Demokrasi, Pemilihan Ketua RT 27 Singa Gembara Kondusif

146
0

Aparat Polri dan TNI mengawal jalannya pemilihan Ketua RT 27 Singa Gembara. Foto: Humas Polres Kutim

SANGATTA – Semangat demokrasi tidak hanya milik panggung politik nasional, namun terpancar kuat hingga ke level rukun tetangga. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan pemilihan Ketua RT 27, Dusun VIII, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, pada Senin (12/1/2026) kemarin. Di tengah antusiasme warga, tampak kehadiran Bhabinkamtibmas Aipda Eko Slamet Riyanto dan Babinsa Sertu Agus Junaidi yang bahu-membahu memastikan stabilitas keamanan selama proses pemungutan suara berlangsung.

Kegiatan yang bertempat di halaman kediaman salah seorang warga di Jalan Road 1D tersebut diselenggarakan menyusul berakhirnya masa bakti pengurus lama. Pentingnya momentum ini menarik perhatian jajaran aparat desa, di mana Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, didampingi Sekretaris Desa Nuryahdin, hadir secara langsung untuk memantau integritas jalannya pemilihan.

Dari siaran pers yang diterima Pro Kutim, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, melalui Kapolsek Sangatta Utara, Iptu Alan Firdaus, menyatakan bahwa pengawalan terhadap kegiatan kemasyarakatan adalah mandat utama kepolisian. Menurutnya, sinergi antara Polri dan TNI di lapangan bukan sekadar rutinitas, melainkan representasi negara dalam mengayomi hak konstitusi warga hingga ke tingkat terkecil.

“Kami berkomitmen untuk hadir di setiap denyut nadi masyarakat. Pendampingan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa bertujuan menjamin bahwa proses demokrasi ini berjalan secara transparan, jujur, dan terhindar dari potensi gangguan kamtibmas,” ungkap Iptu Alan Firdaus saat memberikan keterangan pers.

Selain faktor keamanan, Iptu Alan menekankan pentingnya strategi cooling system atau pendinginan suasana. Mengingat kontestasi seringkali memicu polarisasi, kehadiran aparat berfungsi sebagai penengah untuk meredam tensi emosional antar pendukung. Target utamanya adalah memastikan kerukunan warga Desa Singa Gembara tetap utuh meski terdapat perbedaan preferensi pilihan.

Suasana di lokasi pemungutan suara sempat diwarnai ketegangan positif saat penghitungan suara dimulai. Sebanyak 93 warga tercatat memberikan hak pilih mereka untuk menentukan pemimpin lingkungan selama lima tahun ke depan. Persaingan perolehan suara berlangsung cukup ketat antara dua kandidat yang muncul.

Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir, Yusdek Mau Blegur resmi ditetapkan sebagai Ketua RT 27 terpilih untuk periode 2026-2031. Ia berhasil mengantongi 48 suara, unggul tipis dari rivalnya, Ahmad Manaf, yang meraih 43 suara. Sementara itu, tercatat sebanyak 2 suara dinyatakan tidak sah oleh panitia pemilihan.

Hingga acara ditutup, situasi di Jalan Road 1D dilaporkan tetap tenang dan terkendali. Keberhasilan pelaksanaan ini menjadi bukti bahwa kesadaran berdemokrasi di Desa Singa Gembara telah matang, didukung oleh kesiapsiagaan aparat TNI-Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah.(*/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini