Wakil Bupati Kutim Mahyunadi bersama dengan Dirjen Bina Pemerintahan Desa. Foto : Nasruddin/Pro Kutim
JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan keseriusan dalam mengawal pemekaran wilayah demi mempercepat pemerataan pembangunan. Langkah ini dipertegas dengan dilakukannya koordinasi intensif bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait verifikasi dokumen 11 desa persiapan agar segera mendapatkan status desa definitif.
Wakil Bupati Mahyunadi, mengungkapkan bahwa pertemuan dengan pihak kementerian memberikan angin segar bagi keberlanjutan proses administrasi desa-desa tersebut. Menurutnya, pemerintah pusat telah memberikan sinyal positif terkait usulan yang diajukan oleh Pemkab Kutim.
”Alhamdulillah, kelihatannya pak dirjen memberikan lampu hijau yang terang menderang untuk melanjutkan pemekaran ini tinggal kita melengkapi berkasnya sesuai arahannya tadi,” ujar Mahyunadi saat memberikan keterangan usai pembukaan rapat klarifikasi dokumen usulan pemekaran desa, Selasa (10/3/2026).

Lebih lanjut, Mahyunadi menekankan bahwa ketelitian dalam pemberkasan adalah kunci utama. Pihak Kemendagri meminta agar seluruh dokumen pendukung diverifikasi ulang dengan sangat detail guna menghindari kendala hukum atau administratif di masa depan.
”Arahan dari pusat sangat spesifik, yakni kita harus melakukan pemberkasan dengan sangat teliti. Jangan sampai ada celah yang bisa menghambat proses terbitnya kode desa nantinya,” lanjut Mahyunadi
Ia meyakini bahwa persyaratan teknis maupun kewilayahan yang diminta sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Kutim khususnya bagi desa persiapan yang akan disahkan menjadi desa definitif.
”Ini adalah spirit baru bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa hak-hak administratif dan pembangunan warga di desa persiapan bisa segera setara dengan desa lainnya setelah status definitif keluar,” tuturnya dengan optimis.

Selain fokus pada administrasi, Mahyunadi juga memberikan pesan santai namun bermakna bagi para tokoh masyarakat di desa persiapan tersebut. Ia mengisyaratkan agar para calon pemimpin desa mulai mempersiapkan visi dan misi terbaik mereka untuk membangun daerahnya masing-masing.
“Dengan segera terbitnya status definitif, para calon kepala desa diharapkan mulai bersiap berkompetisi secara sehat untuk memajukan desa masing-masing,” tutupnya.(kopi14/kopi13)































