Beranda Kutai Timur Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Dorong Peran Pemuda Bangun Daerah

Pengurus Karang Taruna Kutim Dilantik, Dorong Peran Pemuda Bangun Daerah

109 views
0

Bupati Ardiansyah melantik pengurus Karang Taruna Kabupaten Kutim masa bakti 2025-2030. Foto : Rusli dan Nasruddin/Pro Kutim

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Kutim masa bakti 2025 – 2030. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Minggu (19/4/2026).

​Pelantikan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Kutim Nomor 460/K.112/2026. Dalam struktur kepengurusan yang baru, Arsyil Dyago Tandi Tasik resmi mengemban amanah sebagai Ketua, didampingi oleh Muhammad Bakri selaku Sekretaris dan Andi Ahmad Fatri sebagai Bendahara.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, Dandim 0909/Kutim Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, Anggota DPRD Kutim Ardiansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim Basuki Isnawan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pemanfaatan sumber daya alam sebagai bagian dari transformasi ekonomi. Sektor pertanian dalam arti luas, perkebunan, perikanan, kelautan, hingga kehutanan dinilai memiliki potensi besar yang perlu dioptimalkan.

“Kita memiliki semua potensi itu di Kutim. Pertanyaannya, apakah kita hanya ingin menjadi penonton atau kita ikut memanfaatkannya sebagai penopang kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi munculnya berbagai inisiatif masyarakat, seperti Komite Tani Muda dan kelompok-kelompok pertanian lainnya yang mulai aktif mengembangkan usaha di bidang pertanian dan peternakan.


Salah satu contoh yang disampaikan adalah kegiatan pertanian terpadu yang memanfaatkan lahan terbatas, seperti budidaya ayam kampung dengan teknologi sederhana, pembuatan pakan mandiri dari limbah organik, hingga usaha penetasan telur.

“Dengan lahan terbatas, bahkan hanya halaman rumah, masyarakat bisa menanam cabai atau beternak. Ini sangat potensial karena hasilnya tidak perlu menunggu lama dan bisa langsung dirasakan,” jelasnya.

Menurutnya, peluang di sektor pertanian dan industri kreatif masih sangat terbuka lebar. Ia pun mengajak generasi muda, khususnya Karang Taruna, untuk terlibat aktif dalam kegiatan produktif yang mendukung ketahanan pangan.

“Kami berharap Karang Taruna bisa menjadi bagian dari gerakan ini. Silakan bergabung dengan kelompok tani muda atau mengembangkan usaha sendiri,” ajaknya.

Terakhir, Ardiansyah menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik sekaligus menekankan pentingnya amanah yang diemban dalam membangun generasi muda di Kutim.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutim, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus yang baru saja dilantik. Amanah ini adalah kepercayaan besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk kemajuan masyarakat, khususnya generasi muda di Kutim,” ujarnya.

Sementara, Plt Ketua Karang Taruna Kaltim Bambang Agus Parnianto, memberikan catatan khusus mengenai kreativitas pemuda. Ia mendorong agar pengurus yang baru dilantik dapat tampil lebih inovatif dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

​”Momen pelantikan ini harus menjadi titik balik bagi Karang Taruna Kutim untuk tampil lebih kreatif dan memiliki daya juang tinggi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

​Sebelumnya, Ketua Karang Taruna Kutim, Arsyil Dyago Tandi Tasik, menekankan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan menjadi mitra strategis pemerintah.

“Karang Taruna siap menerima bimbingan, arahan, bahkan teguran dari Bupati dan jajaran Forkopimda jika terdapat kekeliruan dalam menjalankan roda organisasi,” ucapnya.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam menghadapi tantangan zaman, Karang Taruna Kutim telah memetakan beberapa fokus utama, salah satunya adalah penguatan nilai-nilai religi. Arsyil meyakini bahwa kesejahteraan sebuah daerah tidak dapat dipisahkan dari pondasi iman dan takwa masyarakatnya.

“Kami mendorong penertiban tempat hiburan malam demi menjaga moralitas generasi muda di Kutim,” jelasnya.

​Selain aspek spiritual, organisasi ini juga akan menaruh perhatian besar pada sektor pertanian dan pelestarian budaya lokal. Karang Taruna berkomitmen untuk hadir membela kepentingan para petani sekaligus menjaga warisan adat istiadat di tengah arus modernisasi.

Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan kepengurusan yang baru dapat bekerja solid, menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat, serta mampu membawa Karang Taruna Kutim menjadi organisasi pemuda yang aktif, mandiri, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. (kopi14/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini