Pembukaan PBVSI Cup Zona V di Kaubun. Foto: Lintang/Pro Kutim
KAUBUN – Turnamen bola voli PBVSI Cup Zona 5 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi dibuka di Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Sabtu (20/6/2026), oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Kegiatan ini menjadi langkah awal Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kutim pascapelantikan dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kecamatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan, Ketua PBVSI Kutim Ardiansyah, Camat Kaubun Saprani, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perwakilan perusahaan, serta tamu undangan lainnya.
Ketua PBVSI Kutim, Ardiansyah, dalam sambutannya mengatakan PBVSI Cup akan digelar di setiap zona di wilayah Kutai Timur. Untuk Zona 5, peserta berasal dari Kecamatan Kaliorang, Kaubun, Sangkulirang, Sandaran, dan Karangan.
Ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Menang itu penting, tetapi bagaimana meraih kemenangan juga sama pentingnya. Tagline kami di PBVSI adalah satu bola untuk seribu saudara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Lorensius, melaporkan bahwa turnamen ini diikuti 18 tim putra kategori open dan 16 tim putri kategori wilayah Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang, Kaubun, dan Karangan (Sangsaka).
Seluruh kegiatan didukung melalui anggaran PBVSI Kabupaten Kutai Timur. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutim, Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Kecamatan Kaubun, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami berharap akan lahir atlet-atlet dari Kutai Timur yang mampu berprestasi dan bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Semangat yang sama juga disampaikan pelatih Klub Bola Voli Sangkulirang, Dedi Ramdani. Menurutnya, persiapan tim yang dibawanya menuju PBVSI Cup sudah cukup matang.

“Alhamdulillah, persiapan kami untuk mengikuti turnamen ini sudah cukup matang dan kondisi para pemain juga fit. Selain berpartisipasi, kami tentu bertekad meraih prestasi terbaik,” katanya.
Meski menargetkan prestasi, Dedi menilai kehadiran turnamen seperti PBVSI Cup memiliki manfaat yang lebih besar, yakni sebagai sarana pembinaan atlet usia pelajar.
“Harapannya, melalui turnamen ini akan lahir bibit-bibit baru, khususnya dari kalangan pelajar, yang nantinya dapat berkembang menjadi atlet berprestasi,” ujarnya.
Optimisme juga disampaikan salah satu pemain asal Sangkulirang, Riska. Ia mengaku menaruh harapan besar agar timnya mampu meraih hasil maksimal pada PBVSI Cup Zona 5 tahun ini.

Menurut Riska, meskipun pada pertandingan hari pertama timnya harus menghadapi sesama klub dari Sangkulirang, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan keyakinannya untuk meraih kemenangan.
“Walaupun hari ini kami seperti melawan saudara sendiri, saya tetap yakin tim kami akan melaju ke babak selanjutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh pemain telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi setiap pertandingan dan bertekad memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama klub serta daerahnya.
Turnamen PBVSI Cup Zona 5 di Desa Bumi Etam diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang kompetisi yang mampu meningkatkan kualitas olahraga bola voli di Kutim serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.(kopi17/kopi13/kopi3)

































