Beranda Kutai Timur Kapasitas RT di Kutim Terus Diperkuat

Kapasitas RT di Kutim Terus Diperkuat

215
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengokohkan peran Rukun Tetangga (RT) sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan non-struktural pemerintah di tingkat akar rumput. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menekankan bahwa program peningkatan kapasitas RT ini merupakan inisiatif yang telah direncanakan dan dijalankan secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir.

Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa realisasi program ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Program bantuan kapasitas yang diberikan pemerintah ini bertujuan tunggal yakni memastikan RT mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka secara maksimal.

“Ini adalah memang program yang kita siapkan sejak beberapa tahun yang lalu, ada yang sudah terrealisasi beberapa desa di 2024, ada yang terealisasi di tahun ini, dan ada yang terrealisasi di tahun depan, karena kita menyesuaikan dengan kesiapan dan kemampuan keuangan,” ungkap Bupati Ardiansyah saat diwawancarai usai menyerahkan secara simbolis motor operasional untuk Ketua RT Kelurahan Teluk Lingga di Halaman Lobi Kantor Bupati Kutim, Rabu (3/12/2025).

Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada peran aktif ketua RT. Mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah yang paling memahami kondisi riil di lapangan.

“Kita berharap RT dengan kapasitas yang kita berikan ini, mampu meningkatkan tugas pokok dan fungsinya sebagai perpanjangan tangan non-struktural pemerintah dengan masyarakat,” tegas Bupati.

Menurutnya, peran strategis RT tidak bisa digantikan oleh aparatur struktural.

“Karena RT yang paling paham tentang warganya, tentang kondisi lingkungannya, sehingga pemerintah berharap RT untuk lebih maksimal lagi di dalam membangun,” tambahnya.

Pengetahuan mendalam RT tentang kondisi lokal, mulai dari isu sosial, infrastruktur dasar, hingga dinamika warganya, adalah modal penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman memastikan bahwa program penguatan kapasitas RT ini akan segera menyentuh seluruh wilayah di Kutim. Meskipun sebagian besar desa telah menerima bantuan, masih terdapat beberapa wilayah yang belum tersentuh.

“Ada delapan desa kalau enggak salah yang belum. Nah, tahun depan insyaallah itu akan kita selesaikan untuk pembagian motor operasional RT,” janji Bupati.

Selain delapan desa yang tersisa, Ardiansyah juga menargetkan penuntasan program di tingkat kelurahan.

“Untuk kelurahan ini juga insyaallah tahun depan,” imbuhnya.

Komitmen untuk menuntaskan program di tahun 2026 ini menunjukkan keseriusan Pemkab Kutim dalam membangun birokrasi yang responsif, dimulai dari unit terkecil pemerintahan. Dengan kapasitas yang memadai, para ketua RT diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah masing-masing, menjadikan pelayanan publik semakin cepat dan tepat sasaran. Program ini secara keseluruhan mencerminkan filosofi pembangunan yang memberdayakan, memastikan negara hadir hingga ke tingkat permukiman warganya.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini