Beranda Sosial & Kesehatan RSUD Kudungga Siapkan Cathlab, Bidik Layanan Jantung dan Stroke

RSUD Kudungga Siapkan Cathlab, Bidik Layanan Jantung dan Stroke

96
0

Teks: RSUD Kudungga Sangatta tengah menyiapkan salah satu terobosan paling ambisius, layanan kateterisasi jantung atau Catheterization Laboratory (cathlab). Fasilitas berteknologi tinggi ini dirancang sebagai ruang tindakan khusus untuk mendiagnosis sekaligus menangani penyakit jantung dan pembuluh darah dengan metode minimally invasive, menggunakan kateter dan teknologi sinar-X atau angiografi. (ist)

SANGATTA – Di tengah tuntutan publik terhadap layanan kesehatan yang kian presisi dan berkeadilan, RSUD Kudungga, Kutai Timur (Kutim), menapaki jalan pembenahan secara bertahap. Rumah sakit rujukan utama di kabupaten kaya sumber daya alam itu tidak sekadar bertahan, tetapi berikhtiar melompat ke fase layanan yang lebih mutakhir, terukur, dan manusiawi.

Direktur RSUD Kudungga, dr Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa transformasi layanan menjadi agenda berkelanjutan sejak 2024 hingga 2025. Pembenahan tidak hanya menyentuh wajah fisik rumah sakit, melainkan juga menyasar mutu layanan dan kapasitas sumber daya manusianya. Sarana dan prasarana diperkuat, alat kesehatan berteknologi modern dihadirkan. Sementara kompetensi tenaga medis terus diasah melalui pendidikan dan sertifikasi.

“Sejak tahun 2024 hingga 2025, kami terus melakukan pembenahan layanan, baik melalui peningkatan akreditasi maupun indeks kepuasan masyarakat. Alhamdulillah, hasilnya menunjukkan tren peningkatan yang cukup memuaskan setiap tahunnya,” ujar Yusuf.

Di Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta, rumah sakit ini tengah menyiapkan salah satu terobosan paling ambisius, layanan kateterisasi jantung atau Catheterization Laboratory (cathlab). Fasilitas berteknologi tinggi ini dirancang sebagai ruang tindakan khusus untuk mendiagnosis sekaligus menangani penyakit jantung dan pembuluh darah dengan metode minimally invasive, menggunakan kateter dan teknologi sinar-X atau angiografi.

Keberadaan cathlab bukan hanya memperpendek rantai rujukan pasien, tetapi juga membuka cakrawala baru penanganan kasus kritis di Kutim. Yusuf menyebutkan bahwa layanan ini tidak hanya ditujukan bagi pasien serangan jantung, melainkan juga untuk penanganan stroke.

“Layanan ini akan digunakan untuk penanganan pasien serangan jantung maupun stroke. Untuk layanan jantung memang sudah tersedia di beberapa rumah sakit di Kalimantan Timur (Kaltim), namun untuk penanganan stroke menggunakan cathlab, RSUD Kudungga nantinya akan menjadi yang pertama di Kaltim,” jelas Yusuf.

Target operasional cathlab dipancang pada Februari atau Maret 2026. Persiapan tidak dilakukan setengah hati. RSUD Kudungga telah menyiapkan tenaga medis yang kompeten dan tersertifikasi, termasuk dokter spesialis jantung serta dokter bedah saraf.

“Kami memiliki dokter bedah saraf yang telah mengantongi sertifikasi khusus, bahkan menempuh pendidikan di Jepang. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kutai Timur,” ungkapnya.

Langkah RSUD Kudungga sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Kutim yang menetapkan 50 program unggulan sebagai motor percepatan pembangunan daerah. Peningkatan layanan dasar, terutama di sektor kesehatan, menjadi salah satu poros utama kebijakan tersebut. Di tengah keterbatasan geografis dan tantangan distribusi layanan, kehadiran fasilitas kesehatan berteknologi tinggi di daerah menjadi penanda bahwa pembangunan tidak melulu bertumpu pada beton dan aspal, tetapi juga pada denyut nadi kemanusiaan. (*/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini