Jalannya Lomba Masak Serba Ikan beberapa waktu lalu. Foto: Miftah/Pro Kutim
SANGATTA – Suasana di Gedung Wanita Bukit Pelangi pada Senin (13/10/2025) pagi itu tampak semarak. Dari kejauhan, aroma masakan yang sedap tercium. Ibu-ibu dari 17 kecamatan se-Kutai Timur (Kutim) tampak sibuk menyiapkan bahan dan perlengkapan memasak. Mereka bukan sekadar berkumpul, tetapi berkompetisi dalam ajang Lomba Masak Serba Ikan 2025 yang digelar oleh Pokja III TP-PKK Kutim.
Lomba ini merupakan bagian dari upaya menggiatkan Gerakan Gemar Makan Ikan sebuah kampanye penting untuk mendorong masyarakat mengonsumsi ikan sebagai sumber protein bergizi dan upaya pencegahan stunting.

Yang membuat lomba tahun ini berbeda adalah konsep mystery box. Para peserta tidak mengetahui jenis ikan yang akan mereka olah. Setiap tim menerima bahan utama secara acak, mulai dari ikan nila, tongkol, tuna, hingga cumi dan udang. Di meja depan, deretan bahan pelengkap juga disediakan untuk diambil bebas sesuai kreativitas masing-masing peserta.
Dengan waktu terbatas, para ibu-ibu ini ditantang untuk menciptakan masakan keluarga bergizi yang lezat sekaligus menarik secara tampilan. Aroma tumisan, bunyi penggorengan, dan sorak sorai penonton berpadu menciptakan suasana kompetitif namun penuh keakraban.
Setelah proses memasak dan penilaian yang ketat dari tiga juri profesional, TP-PKK Kecamatan Sangatta Selatan berhasil keluar sebagai Juara Pertama kategori Menu Keluarga lewat hidangan “Otak-otak Ikan Nila” dengan nilai 1.140. Posisi kedua diraih TP-PKK Kecamatan Teluk Pandan, dan ketiga oleh Kecamatan Kongbeng. Adapun Juara Harapan satu hingga tiga ditempati oleh Kecamatan Telen, Batu Ampar, dan Rantau Pulung.
Sementara untuk kategori Menu Kudapan, di mana olahan ikan sudah dimasak sebelumnya dan hanya disajikan di lokasi lomba, TP-PKK Kecamatan Kaliorang sukses merebut Juara Pertama dengan kreasi “Tasile (Talas Isi Lele)” yang mencatat nilai tertinggi 1.164. Posisi kedua diraih Kecamatan Karangan, disusul Kecamatan Bengalon di posisi ketiga. Juara Harapan satu hingga tiga ditempati Kecamatan Sangatta Utara, Busang, dan Muara Ancalong.
Lomba berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Kutim, jajaran TP-PKK Kutim, dan para camat se-Kutim serta tamu undangan lain.

TP-PKK Kutim yang diwakili oleh Ketua 1 Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Masriati Mahyunadi menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga melahirkan ide-ide baru dalam mengolah ikan.
“Melalui lomba ini, kami ingin menciptakan menu olahan ikan yang variatif, kreatif, bergizi, dan tentu saja enak. Semoga bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih gemar makan ikan,” ujarnya.
Dari balik aroma sedap dan tawa para peserta, terselip pesan kuat bahwa dapur rumah bisa menjadi tempat lahirnya inovasi dan semangat hidup sehat bagi keluarga Kutim.(kopi8/kopi13/kopi3)

































