Beranda Kutai Timur Latsar CPNS Kutim Dijadwalkan 2026

Latsar CPNS Kutim Dijadwalkan 2026

480 views
0

SANGATTA – Harapan baru mengemuka bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kutai Timur (Kutim) formasi 2025. Setelah melalui tahapan seleksi panjang dan penantian administratif, kini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim memastikan bahwa Pelatihan Dasar (Latsar), yang menjadi prasyarat utama penetapan status Pegawai Negeri Sipil penuh, akan diselenggarakan pada tahun 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah, yang menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menjalin komunikasi intensif dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai lembaga pembina pelatihan aparatur negara. Ia menyebut koordinasi tersebut menjadi langkah strategis agar penyelenggaraan Latsar berjalan sesuai standar nasional.

“Aturannya jelas. CPNS wajib mengikuti dan menyelesaikan Latsar dalam satu tahun. Kalau tidak, status CPNS-nya bisa dibatalkan atau dianggap hangus,” tegas Misliansyah saat ditemui di Sangatta.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan tidak dapat dilaksanakan tahun ini karena LAN telah mengalokasikan penuh slot pelatihan bagi daerah lain. Dengan demikian, Kutim baru memperoleh ruang penjadwalan pada tahun mendatang.

“Tahun ini memang belum bisa dilaksanakan. Jadwal dari daerah lain sudah penuh di LAN, sehingga Kutim baru bisa mengikuti tahun depan,” tuturnya.

Sebanyak 288 CPNS Kutim direncanakan mengikuti Latsar tersebut. Pelatihan akan berlangsung sekitar tiga bulan dengan pola blended learning, yakni perpaduan pembelajaran daring dan tatap muka. Model ini telah menjadi kebijakan nasional dalam pelatihan ASN beberapa tahun terakhir.

“Model blended learning ini sudah menjadi ketentuan. Ada sesi online melalui platform resmi, dan juga sesi offline yang fokus pada pembinaan karakter dan disiplin ASN,” ungkapnya lebih lanjut.

Metode itu, menurut Misliansyah, dianggap lebih proporsional untuk memadukan pembelajaran teoretis dengan pembentukan karakter pelayanan publik. Materi inti tetap selaras dengan prinsip ASN modern, meliputi wawasan kebangsaan, manajemen birokrasi, integritas, hingga etika pelayanan publik.

BKPSDM Kutim memastikan seluruh rangkaian kegiatan disiapkan secara sistematis. Pemerintah daerah berharap setelah menjalani Latsar, para peserta dapat segera menyandang status PNS definitif dan memperkuat kapasitas pelayanan publik di berbagai unit kerja.

“Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa ASN kita dibekali kompetensi yang benar sejak awal. Latsar ini menjadi fondasi penting agar mereka siap bekerja, siap melayani, dan siap menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan demikian, perjalanan CPNS Kutim menuju status penuh masih berlanjut, sembari menunggu momentum penetapan pascapelatihan dasar pada 2026 nanti. (kopi8/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini