Beranda Kutai Timur Dedikasi Tanpa Henti, 200 ASN Kutai Timur Terima Satyalancana Karya Satya

Dedikasi Tanpa Henti, 200 ASN Kutai Timur Terima Satyalancana Karya Satya

204 views
0

SANGATTA – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Serba Guna (GSG) di Kompleks Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Bukit Pelangi, Sabtu (11/10/2025) pagi. Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah hadir dengan wajah penuh kebanggaan. Mereka menjadi bagian dari 200 pegawai penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya, tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia bagi ASN yang telah menunjukkan kesetiaan dan pengabdian tanpa cacat kepada negara. Penghargaan diberikan pada momentum jelang HUT ke-26 Kabupaten Kutim, simbol pengabdian dan loyalitas abdi negara.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim Misliansyah, dalam laporannya menyampaikan, penganugerahan tersebut digelar bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kutim.

“Penerima Satyalancana Karya Satya tahun ini berjumlah 200 pegawai, terdiri atas 24 pegawai masa kerja 30 tahun, 51 pegawai masa kerja 20 tahun, dan 125 pegawai masa kerja 10 tahun,” ujar Misliansyah di hadapan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat daerah.

Dalam laporannya, Misliansyah menjelaskan bahwa penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada ASN yang bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, negara, dan pemerintah. Serta menunjukkan pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus minimal 10 tahun.

“Mereka yang menerima penghargaan ini tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin sedang atau berat dan tidak pernah mengambil cuti di luar tanggungan negara,” tegasnya.

Dasar hukum pelaksanaan penghargaan ini, kata Misliansyah, merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010, serta Surat Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang prosedur pengusulan gelar dan tanda kehormatan.

Bagi para penerima, penghargaan ini bukan sekadar tanda di dada. Ia adalah simbol pengabdian panjang dan komitmen moral terhadap profesi sebagai abdi negara. Misliansyah menegaskan, penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh ASN Kutim untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi pelayanan publik.

“Semoga dengan penghargaan ini, para penerima semakin terpacu meningkatkan prestasi kerja dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tutur Ancah, sapaan karib, Misliansyah menutup laporannya.

Prosesi penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kutim. Menandai momen penghargaan bagi ASN yang telah menapaki perjalanan panjang dalam mengabdi. Di tengah suasana penuh haru dan kebanggaan itu, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian yang tulus dan disiplin yang konsisten tetap menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang berintegritas. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini