Beranda Kutai Timur Turnamen Antarklub PTMSI Diapresiasi Pemkab dan KONI Kutim

Turnamen Antarklub PTMSI Diapresiasi Pemkab dan KONI Kutim

74
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Ketua KONI Kutim Rudi Hartono saat memberikan arahan dalam gelaran Turnamen Tenis Antarklub.Foto: Miftah/Pro Kutim

SANGATTA – Momentum Turnamen Tenis Meja Antarklub 2026 yang digelar PTMSI Kutai Timur (Kutim) di Gedung BPU Sangatta Utara, Sabtu (14/2/2026), menjadi ajang apresiasi atas capaian membanggakan atlet tenis meja Kutim pada pra-Porprov.

Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono, mengungkapkan rasa bangganya atas hasil yang diraih cabang olahraga tenis meja. Dari tujuh medali emas yang diperebutkan pada ajang pra-Porprov, Kutim berhasil menyabet empat medali emas dan keluar sebagai juara umum.

“Saya sangat berbahagia mendengar hasil pra-Porprov. Dari tujuh emas yang diperebutkan, Kutim meraih empat medali emas dan menjadi juara umum. Mudah-mudahan prestasi ini bisa kita pertahankan,” ujarnya.

Rudi menilai turnamen antar klub yang digelar saat ini meski bersifat non-prestasi tetap memiliki arti penting dalam pembinaan. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi cikal bakal lahirnya atlet-atlet potensial dari masing-masing klub.

“Walaupun bukan level prestasi, ini sangat positif. Dengan semakin banyak klub, insyaallah akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu membanggakan Kutim ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang hadir sekaligus turnamen, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus PTMSI Kutim atas konsistensi pembinaan yang dilakukan.

Ia menyebut perkembangan klub tenis meja kini tidak hanya terpusat di Sangatta Utara, tetapi telah meluas hingga Teluk Pandan, Sangkulirang, Muara Bengkal, dan Muara Ancalong.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan atlet. Dengan hadirnya event-event kejuaraan, semakin banyak atlet yang bisa membanggakan daerah,” ujarnya.

Ardiansyah juga menegaskan pentingnya mempertahankan gelar juara umum pada pra-Porprov yang dijadwalkan berlangsung November mendatang di Kabupaten Paser. Menurutnya, meskipun turnamen kali ini bersifat non-prestasi, setiap peserta tetap membawa nama baik klub masing-masing.

“Ini bagian dari persiapan menuju Bupati Cup dan ajang-ajang berikutnya. Klub sangat penting untuk regenerasi atlet tenis meja Kutim,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kutim, lanjut Ardiansyah, berkomitmen terus mendukung pembinaan seluruh cabang olahraga yang aktif mendorong atletnya berprestasi. Dukungan tersebut diharapkan mampu menjaga konsistensi prestasi sekaligus memperkuat regenerasi atlet di masa mendatang.(kopi8/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini