Beranda Kutai Timur KPC Galang Gerakan Daur Ulang, Teluk Lingga Jadi Laboratorium Hijau

KPC Galang Gerakan Daur Ulang, Teluk Lingga Jadi Laboratorium Hijau

278
0

Foto: istimewa

SANGATTA- Sampah plastik masih menjadi momok di berbagai daerah, termasuk Kutai Timur (Kutim). Produksi sampah rumah tangga yang meningkat dari tahun ke tahun belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran memilah dan mengelolanya. Di tengah tantangan itu, PT Kaltim Prima Coal (KPC) mencoba membangun gerakan perubahan dari akar rumput.

Melalui Community & Agribusiness Development (CAD) dan Environment-HSES, KPC menggelar Sharing Session bertajuk “Kiat dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Sampah yang Ramah Lingkungan” di RT 03 Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta, Jumat (8/8/2025). Pesertanya adalah Kader PKK setempat dan puluhan perwakilan ibu-ibu dari tujuh RT di Kelurahan Teluk Lingga serta Desa Sangatta Utara.

Kegiatan menghadirkan Anti Ashanti, pemilik Rumah Edukasi Komunitas Pilah Sampah dan Ikbal Alexander, influencer lingkungan dari Jakarta. Tidak sekadar berceramah, Ikbal langsung mempraktikkan pembuatan kerajinan baju, tempat tisu, topi, dari bahan bekas. Bagi warga, ini bukan sekadar keterampilan, tapi pintu menuju peluang ekonomi baru.

“Dari hal yang kecil akan menjadi besar manfaatnya di masa depan,” ujar Act Community and Agribusiness Development (CAD) KPC Widyatmoko.

Ia menyebut acara ini bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup di lingkungan KPC atau Green Olympic dengan tema Ending Plastic Pollution.

“Ini merupakan salah satu wujud serta dukungan perusahaan KPC terhadap program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan. Sekaligus tanggung jawab sosial kepada masyarakat dengan melakukan edukasi serta pelatihan membuat kerajinan dengan memanfaatkan bekas sampah yang nantinya dapat bermanfaat dan bernilai ekonomis,” tutup Moko.

KPC menempatkan Teluk Lingga sebagai titik awal program edukasi berkelanjutan. Model ini diharapkan bisa direplikasi di wilayah lain, sehingga upaya mengurangi polusi plastik tidak berhenti di slogan. Sebab, menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau perusahaan, tetapi juga tanggung jawab kolektif seluruh warga. (*/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini