Stand Dinsos Kutim di Pekan Raya Kutim (PRK) Expo. Foto: istimewa
SANGATTA – Alun-Alun Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) berubah menjadi lautan manusia. Sejak petang hingga malam, arus pengunjung tak henti mengalir menuju Pekan Raya Kutim Expo 2025, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutim. Di tengah kerlip lampu, gemuruh musik panggung, dan hiruk pikuk pedagang, satu stan tampak paling ramai diserbu warga. Yakni stan milik Dinas Sosial (Dinsos) Kutim.
Bukan hanya pameran, kehadiran Dinas Sosial (Dinsos) Kutim di arena expo itu membawa manfaat nyata. Ribuan warga berbondong-bondong datang untuk mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan secara gratis, khusus bagi masyarakat Kutim yang belum terdaftar. Pelayanan langsung di lokasi ini sontak menjadi magnet utama yang menarik minat pengunjung dari berbagai kecamatan.
Kepala Dinsos Kutim Ernata Hadi Sujito, menyampaikan bahwa hingga tahun 2025, pihaknya telah memfasilitasi kepengurusan BPJS Kesehatan bagi 245.567 jiwa di seluruh wilayah Kutim. Jumlah tersebut bersumber dari berbagai skema pembiayaan, baik dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung melalui PBI Jamkesda APBD Kutim mencapai 84.271 jiwa, PBI Jamkesprov Dinas Sosial Provinsi Kaltim sebanyak 27.954 jiwa, serta PBI JKN Kementerian Sosial RI sebanyak 133.342 jiwa,” jelas Ernata saat ditemui di stand Dinsos Kutim, Sabtu (18/10/2025).
Selain pelayanan BPJS, Dinsos juga memanfaatkan momen expo untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang tata kelola kesejahteraan sosial. Melalui papan informasi dan petugas yang sigap melayani, pengunjung diberi penjelasan mengenai Standar Operasional Pelayanan (SOP) dalam penanganan masalah sosial. Mulai dari mekanisme bantuan sosial, pelayanan disabilitas, hingga program penanganan fakir miskin.

Suasana di stan Dinsos terasa hidup. Di sela antrean pelayanan, pengunjung disambut ramah oleh petugas dan berkesempatan memperoleh souvenir menarik seperti tumbler dan payung. Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan adanya undian berhadiah. Hadiah utama berupa sepeda gunung, kulkas, dan berbagai perlengkapan rumah tangga yang disediakan bagi para pengunjung yang beruntung.
“Kami ingin kehadiran Dinas Sosial di expo ini bukan hanya simbolis, tetapi memberi manfaat langsung dan menghadirkan kedekatan antara pemerintah dan warganya,” ujar Ernata.
Menurutnya, Pekan Raya Kutim (PRK) Expo 2025 bukan hanya ajang hiburan, melainkan ruang edukasi sosial yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai program pemerintah.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi dan pelayanan publik yang semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakatnya,” tutupnya penuh harap.
Di bawah gemerlap lampu dan riuh tawa pengunjung, kehadiran Dinsos Kutim menjadi napas baru dalam wajah pembangunan sosial Kutim. Sebuah langkah nyata bahwa pelayanan publik tak harus selalu kaku di balik meja birokrasi, tetapi bisa hadir hangat di tengah pesta rakyat. (kopi14/kopi3)




































