Kehadiran Wakil Bupati Kutim Mahyunadi disela-sela pelayanan gratis medis RSK Dr Lie Dharmawan. Foto: Hasyim/Habibah Pro Kutim
SANDARAN – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mengingatkan seluruh aparat pemerintahan di wilayah Kecamatan Sandaran untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pelayanan medis gratis yang digelar oleh doctorSHARE bekerja sama dengan Bayan Group melalui program Bayan Peduli, bertempat di Balai Desa Manubar Dalam, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan sosial bertema “Langkah Nyata untuk Akses Kesehatan” itu dihadiri oleh masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Sandaran. Program pelayanan berlangsung mulai 4 hingga 9 November 2025, mencakup berbagai layanan kesehatan, antara lain Poliklinik Umum, Dokter Gigi, Dokter Spesialis, Bedah dan Kandungan, tindakan operasi kecil, serta pemeriksaan laboratorium dan farmasi.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengapresiasi kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh doctorSHARE dan Bayan Peduli, karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pesisir yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan. Namun, di balik semangat pelayanan kesehatan tersebut, Mahyunadi juga menyelipkan pesan penting tentang ancaman narkoba yang kini mulai merambah hingga pelosok daerah.

“Saya mengingatkan seluruh aparat di kecamatan, kepala desa, dan tokoh masyarakat agar waspada dan berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba. Barang haram ini merusak generasi bangsa, dan jika tidak kita lawan bersama, maka masa depan anak-anak kita akan terancam,” tegas Mahyunadi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir praktik peredaran narkoba dalam bentuk apa pun. Selain aparat, Mahyunadi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga lingkungan masing-masing.
“Peran keluarga sangat penting. Awasi anak-anak kita, jaga pergaulan mereka. Kita harus ciptakan Kutim yang sehat dan bebas narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan pelayanan medis gratis ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kutim. Melalui kehadiran Rumah Sakit Kapal (RSK) Dr Lie Dharmawan, ratusan warga Sandaran kini dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah dan gratis.
Di akhir acara, Mahyunadi kembali menegaskan pentingnya menjaga dua hal utama untuk kemajuan daerah, yaitu kesehatan dan moral generasi muda.
“Kita jaga tubuh kita tetap sehat, tapi juga jiwa dan pikiran kita harus bersih dari pengaruh narkoba,” pungkasnya.(kopi10/kopi13)

































