Beranda Kutai Timur Jelang Akhir Jabatan, Kades Muara Dun Fokus Tuntaskan “Pekerjaan Rumah” Desa

Jelang Akhir Jabatan, Kades Muara Dun Fokus Tuntaskan “Pekerjaan Rumah” Desa

65 views
0

Kades Muara Dun Suriansyah saat Paparkan Program Prioritas. Foto : Nasruddin/Pro Kutim

MUARA ANCALONG – Di penghujung masa kepemimpinannya, Kepala Desa Muara Dun Suriansyah, menegaskan tekadnya untuk menuntaskan berbagai program yang belum rampung. Dalam sambutannya pada peresmian Kantor Desa Muara Dun, Kecamatan Muara Ancalong, Selasa (4/11/2025), ia memaparkan sederet prioritas pembangunan yang menjadi tanggung jawabnya hingga akhir masa jabatan.

“Masih ada sejumlah PR yang harus kami selesaikan, terutama yang sudah tertuang dalam visi dan misi saya sejak awal menjabat,” ujarnya di hadapan Bupati Kutai Timur (Kutim) dan warga yang memadati halaman kantor desa yang baru diresmikan.

Suriansyah menguraikan sejumlah program yang masih menjadi fokus kerja pemerintahannya. Di antaranya pembangunan kantor BPD yang representatif, penyelesaian balai lamin adat sebagai pusat kegiatan kebudayaan, dan pembangunan gedung olahraga permanen yang dilengkapi dengan lapangan voli untuk masyarakat. Ia juga menyinggung pembangunan Masjid Muara Dun, yang telah berlangsung hampir satu dekade namun belum rampung sepenuhnya.

“Kami berharap pembangunan masjid ini bisa segera diselesaikan dengan bantuan dari Pemkab Kutim. Ini menjadi harapan besar masyarakat Muara Dun,” katanya penuh harap.

Di sisi lain, Suriansyah menilai desanya kini telah mengalami kemajuan signifikan, terutama dengan tersedianya layanan listrik 24 jam yang memberi dampak besar bagi aktivitas ekonomi warga. Namun, ia juga menyoroti masalah yang hingga kini belum terpecahkan. Seperti akses air bersih dari PDAM yang belum menjangkau seluruh rumah penduduk.

“Untuk air bersih, kami masih sangat berharap ada dukungan dari pemerintah kabupaten. Jika masalah ini bisa diatasi, maka desa kami akan benar-benar terasa seperti kota,” ujarnya lugas.

Dalam kesempatan itu, ia turut menjelaskan filosofi desain panggung peresmian kantor desa yang didominasi warna hitam, putih, dan oranye. Warna-warna tersebut, katanya, melambangkan keteguhan, persatuan, dan optimisme masyarakat Muara Dun dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Semoga semangat ini menjadi motivasi kita bersama untuk terus memajukan Kutim dan seluruh desa di dalamnya,” harapnya.

Sebelum menutup sambutannya, Suriansyah menyampaikan permohonan maaf kepada para tamu undangan dan warga jika dalam pelaksanaan acara terdapat kekurangan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung hingga peresmian kantor desa terlaksana dengan baik. (kopi14/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini