Beranda Kutai Timur Menembus Angin dan Hujan, Atlet Debutan Kutim Raih Perunggu di POPDA Kaltim

Menembus Angin dan Hujan, Atlet Debutan Kutim Raih Perunggu di POPDA Kaltim

80 views
0

Atlet Kutim saat bertanding di cabor menembak. Fofo: Hasyim/Pro Kutim

PENAJAM PASER UTARA (PPU) – Kontingen Kutai Timur (Kutim) mencatatkan permulaan yang menjanjikan di hari pertama perhelatan Cabang Olahraga (Cabor) Menembak pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur (Kaltim). Kehadiran atlet debutan memberi harapan baru setelah berhasil merebut medali perunggu di nomor Air Rifle Mix Team 10 Meter.

Pertandingan yang digelar di halaman Kantor Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Jumat (21/11/2025) pagi, turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan.

Pasangan atlet Kutim, Andi Juan Alba Assyaban dan Dewi Suci Rahmadani, menjadi bintang yang membawa pulang medali pertama. Andi Juan, yang baru pertama kali mengikuti kompetisi menembak, mengaku gembira sekaligus merasa tertantang.

“Ini pertama kali saya ikut lomba menembak di POPDA XVII Kaltim. Saya masih perlu konsentrasi, baik saat latihan maupun lomba,” ujar pelajar Kelas 7 SMPN 1 Sangatta Utara tersebut.

Andi Juan menjelaskan bahwa ia telah menjalani ritme latihan selama enam bulan di Polres Kutim sebelum turun bertanding di PPU. Ia didampingi oleh Dewi Suci Rahmadani serta tiga atlet Perbakin lainnya dari sekolah yang sama.

Pelatih Perbakin Kutim, Andi Ferdy, menjelaskan bahwa kontingen menembak Kutim membawa total 18 atlet, didampingi oleh satu pelatih dan satu manajer. Mereka berpartisipasi dalam semua kategori lomba yang dipertandingkan, mulai dari 21 hingga 24 November 2025.
Kategori yang diikuti meliputi Air Rifle Mix Team 10 Meter, Air Rifle Individu dan Beregu Putra/Putri 10 Meter, Air Pistol 10 Meter Mix Team, Air Pistol Individu dan Beregu Putra/Putri, serta kategori Benchrest LR dan HR perorangan/beregu 25 meter, hingga Air Rifle Metallic Silhouette Multirange-IMSSU.

Namun, tantangan terbesar atlet di lapangan bukan hanya rival, melainkan faktor alam.

“Semua kategori lomba Perbakin Kutim ikuti. Tantangan yang kami hadapi di sini adalah angin dan hujan deras. Kalau hujan rintik-rintik, kami masih bisa bertanding,” jelas Andi Ferdy, didampingi oleh Manajer Diardi.

Dengan perolehan perunggu di hari perdana, Kontingen Kutim berharap momentum ini dapat memacu semangat para atlet lainnya untuk meraih lebih banyak medali di tengah persaingan sengit dan tantangan cuaca PPU.(kopi11/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini