Atlet senam Kutim saat menerima medali di podium. Foto: Istimewa
SAMARINDA – Kontingen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali mencatatkan pencapaian fantastis di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kaltim 2025. Cabang olahraga gimnastik atau senam (PERSANI), meskipun hanya mengirimkan lima atlet, berhasil melampaui target dengan memborong total 7 medali, terdiri dari 3 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Pertandingan cabor Senam yang berlangsung di Samarinda pada 21 hingga 25 November 2025 ini menjadi panggung bagi atlet-atlet pelajar Kutim, menunjukkan hasil gemilang dari proses pembinaan yang intensif.
Atlet muda berbakat asal Kecamatan Batu Ampar yang kini menempuh pendidikan di SKOI Kaltim, Septya Jameelah tampil sebagai bintang utama dengan raihan hattrick medali emas, termasuk mendominasi nomor All Round yang bergengsi. Pencapaian fantastis juga ditunjukkan oleh atlet lainnya Galang Sony Irawan menyumbang 1 medali perak dari nomor ring dan 1 medali perunggu dari Palang Tunggal. Sementara itu, Clara Afhira Zahra yang turun di kategori ritmik turut menyumbangkan 2 medali perunggu dari nomor Alat Gada dan Alat Pita.

Ketua PERSANI sekaligus Pelatih Cabor Senam Kutim, Agustin Suharyati, menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas perolehan medali yang melebihi target ini.
“Alhamdulillah, target kita terlampaui. Ini adalah hasil kerja keras dan disiplin anak-anak. Kami melihat, iklim kompetisi di POPDA XVII ini jauh lebih baik dan kualitas atlet hampir merata di seluruh Kaltim, dan kita berhasil membuktikan diri,” ujar Agustin.
Ia menjelaskan bahwa lima atlet terbaik ini merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai kompetisi sebelumnya dan menjalani Training Center (TC) intensif selama satu bulan penuh untuk mematangkan performa.


Meskipun sukses di kompetisi, Agustin Suharyati tidak ragu menyampaikan tantangan pembinaan.
“Pembibitan senam harus dimulai sejak usia dini, minimal kelas 3 SD, dan hasilnya baru dapat kita petik saat mereka usia SMP atau SMA. Oleh sebab itu, kami sangat membutuhkan dukungan fasilitas,” jelasnya. Ia melanjutkan dengan permohonan khusus kepada pemerintah daerah,
“Terus terang, kami berharap di Kutai Timur segera memiliki Gedung dan alat senam yang standar. Ini sangat penting agar prestasi senam kita dapat memiliki standar pembinaan yang lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya.

Agustin menutup pesannya dengan ucapan penuh semangat kepada seluruh atlet.
“Kami akan terus memacu kalian. Teruslah berlatih dan ukir prestasi setinggi-tingginya. Kalian adalah masa depan olahraga Kutim yang harus kita kawal,” tutupnya.(kopi5/kopi13)

































