Penyerahan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir tiga kecamatan di Kutim. Foto: Istimewa
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menunjukkan komitmen dalam penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah kecamatan di Kutim.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, Selasa (16/12/2025), sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Secara keseluruhan, pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 650 paket sembako dengan rincian, 100 paket sembako disalurkan ke Kecamatan Batu Ampar, 150 paket ke Kecamatan Telen, dan 400 paket lainnya diberikan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Muara Wahau.

Bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama pangan, di tengah keterbatasan akses dan aktivitas akibat banjir.
Pada kesempatan tersebut, Kadinsos Kutim Ernata Hadi Sujito menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, agar perangkat daerah bergerak cepat dan tanggap dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Bupati agar pemerintah daerah melalui Dinas Sosial segera hadir dan bergerak cepat membantu warga yang terdampak banjir di beberapa kecamatan,” ujar Ernata.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan bantuan tersalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Camat Telen Petrus Ivung menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial atas perhatian dan bantuan yang disalurkan kepada warga terdampak banjir di wilayahnya. Menurut dia, bantuan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, baik warga yang rumahnya terendam banjir maupun mereka yang terdampak secara tidak langsung akibat kondisi tersebut.

“Bantuan ini sangat meringankan beban warga kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok. Di tengah situasi darurat banjir, dukungan logistik pangan menjadi hal yang paling mendesak bagi masyarakat,” ucapnya.
Melalui penyaluran bantuan ini, pemerintah daerah berharap beban masyarakat terdampak dapat berkurang, proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat, serta terbangun semangat gotong royong dan solidaritas sosial antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana, sehingga kehidupan warga dapat segera kembali normal dan lebih tangguh ke depannya. (kopi14/kopi13/kopi3)




































