SANGATTA – Deru pesawat yang mendarat di Bandara Tanjung Bara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Selasa (27/1/2026), menjadi penanda dimulainya satu lagi simpul koordinasi penting antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Kalimantan Timur (Kaltim). Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltim Brigadir Jenderal Polisi Adrianto Jossy Kusumo, tiba dan disambut langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Kutim H Mahyunadi, di area kedatangan bandara.
Penyambutan berlangsung sederhana, namun sarat makna. Di ruang transit bandara yang menghadap bentang pesisir timur Kalimantan, dialog singkat terjalin, mencerminkan hubungan kerja yang selama ini terbangun di atas landasan saling percaya. Kehadiran Wakapolda Kaltim tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja menuju Kota Bontang, sekaligus momentum memperkuat simpul-simpul koordinasi lintas daerah.

Wabup Kutim H Mahyunadi, menegaskan bahwa Pemkab Kutim memandang kunjungan tersebut sebagai isyarat positif bagi penguatan sinergi antarlembaga. Dalam keterangannya, ia menekankan arti penting kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian.
“Kunjungan ini tentu menjadi momen penting untuk mempererat sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kalimantan Timur,” kata Mahyunadi.
Bagi Kutim, wilayah yang memiliki bentang geografis luas dan dinamika sosial-ekonomi yang terus bergerak, stabilitas keamanan bukan semata urusan prosedural. Ia menjadi prasyarat dasar bagi keberlanjutan pembangunan, mulai dari sektor industri, kawasan pesisir, hingga hinterland pedalaman. Mahyunadi, yang juga dikenal sebagai mantan Ketua DPRD Kutim, memahami betul bahwa pembangunan yang berkelanjutan memerlukan suasana aman, tertib, dan terkelola dengan baik.
Ia berharap, melalui kunjungan Wakapolda Kaltim, koordinasi lintas wilayah dapat semakin dipadatkan, tidak hanya dalam tataran kebijakan, tetapi juga pada praktik di lapangan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam hal perlindungan dan pelayanan publik.

“Pemerintah daerah siap mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga keamanan, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mendorong terciptanya iklim yang kondusif bagi pembangunan daerah,” imbuhnya.
Usai penyambutan di Bandara Tanjung Bara, Brigjen Polisi Adrianto Jossy Kusumo dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kota Bontang. Di kota industri tersebut, ia akan menjalani sejumlah agenda kunjungan kerja bersama jajaran kepolisian setempat. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal kepolisian sekaligus penguatan koordinasi eksternal dengan pemerintah daerah.

Di tengah arus mobilitas dan tantangan keamanan yang kian berlapis, pertemuan singkat di gerbang udara Kutim itu menyiratkan pesan sederhana namun mendasar, keamanan dan pembangunan adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Sinergi yang dirajut sejak di pintu masuk daerah menjadi fondasi bagi ketenteraman masyarakat dan keberlanjutan pembangunan di Kaltim. (*/kopi3)




































