Beranda Kutai Timur Pemkab Kutim Tak Menjauh, Antar Sembako ke Warga Terendam Banjir

Pemkab Kutim Tak Menjauh, Antar Sembako ke Warga Terendam Banjir

81
0

Penyaluran bantuan oleh Pemkab Kutim. Foto: ist

SANGATTA – Air yang meluap dari sungai dan parit-parit kota telah mengubah sebagian wajah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan menjadi hamparan genangan. Dalam situasi serba terbatas itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memilih tidak menunggu cuaca benar-benar bersahabat. Pada Sabtu, (7/2/2026), bantuan kebutuhan pokok diantarkan langsung ke kantong-kantong permukiman yang terdampak banjir, sebagai ikhtiar cepat merawat daya hidup warga.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Tugas mewakili kepala daerah di lapangan dijalankan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Sulastin. BPBD hadir menyusuri titik-titik terdampak, memastikan bantuan sembako benar-benar tiba di tangan warga yang rumah dan aktivitas hariannya terendam air.

Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah lokasi di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Paket sembako diserahkan sebagai penopang kebutuhan dasar, di tengah kondisi ketika akses, mobilitas, dan penghidupan warga terganggu oleh genangan yang bertahan selama beberapa hari terakhir. Kehadiran pemerintah di lapangan dimaksudkan bukan semata membagi logistik, melainkan menegaskan bahwa negara tidak menjauh ketika musibah datang mengetuk.

Upaya tersebut melibatkan kerja bersama lintas sektor. Unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutim, pemerintah kecamatan di Sangatta Utara dan Selatan, serta instansi terkait lainnya turut bergandengan tangan. Kolaborasi ini dirajut agar pendistribusian berjalan tertib, tepat sasaran, dan merata, tanpa menimbulkan penumpukan atau kekosongan bantuan di satu wilayah tertentu.

Melalui pernyataan resminya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir dalam situasi darurat. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus menjaga keteguhan batin masyarakat yang sedang diuji bencana.

“Pemerintah daerah tidak tinggal diam. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Semoga banjir segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” harap Ardiansyah Sulaiman.

Di sisi lain, Kepala BPBD Kutim, Sulastin, menuturkan bahwa pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan secara berkelanjutan. Koordinasi dengan berbagai unsur tetap dijaga, seiring potensi perubahan cuaca yang belum sepenuhnya dapat diprediksi. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan senantiasa mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika kondisi darurat terjadi. Doakan yang terbaik,” pungkas Sulastin.

Di tengah riak air yang belum sepenuhnya surut, bantuan itu mungkin belum menghapus seluruh kesulitan. Namun, langkah cepat pemerintah daerah setidaknya menjadi penanda bahwa di saat genting, kehadiran negara masih dapat dirasakan, menyapa warga bukan dari balik meja, melainkan dari jalan-jalan yang tergenang air. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini