Beranda Kutai Timur Pengurus Baru, IBI Ranting Sepaso Songsong Babak Baru Pelayanan Kesehatan Ibu dan...

Pengurus Baru, IBI Ranting Sepaso Songsong Babak Baru Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

85 views
0

SANGATTA – Musyawarah Ranting ke-III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Sepaso resmi digelar di ruang pertemuan Kantor Desa Sepaso Barat, Sabtu (23/11/2025). Forum yang dihadiri 74 peserta ini menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, serta regenerasi kepengurusan organisasi profesi kebidanan di tingkat desa, khususnya di wilayah Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim).

Acara dimulai dengan sesi pembukaan oleh Ketua Pengurus Cabang IBI Kutim Bidan Yuliana Kala’lembang. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa musyawarah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum menghimpun gagasan baru, merajut semangat kolektif, dan memperkuat kontribusi bidan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Puskesmas Sepaso, perwakilan Tim Penggerak PKK Kecamatan, pengurus IBI tingkat kabupaten, jajaran pengurus ranting, serta seluruh anggota IBI Sepaso.

Rangkaian musyawarah berlangsung dalam enam agenda formal. Setelah sesi pembukaan, forum berlanjut pada sidang pleno yang dipimpin pimpinan sidang. Laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya disampaikan secara rinci, menjadi dasar refleksi capaian dan tantangan selama masa tugas.

Tahap berikutnya adalah pemilihan pengurus baru melalui tim formatur. Regenerasi dituntaskan dengan pelantikan langsung oleh Ketua PC IBI Kutim, menandai amanah baru yang diemban jajaran kepengurusan ranting Sepaso untuk periode selanjutnya. Rangkaian musyawarah kemudian ditutup secara resmi oleh Yuliana Kala’lembang.

Dalam penyampaiannya, harapan besar ditujukan kepada pengurus baru agar roda organisasi terus bergerak efektif dan berdaya guna bagi masyarakat.

“Dengan terpilihnya pengurus baru, diharapkan organisasi IBI Ranting Sepaso terus berjalan dengan lancar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan status kesehatan masyarakat. Khususnya ibu dan bayi di wilayah Ranting Sepaso, tidak terkecuali penurunan stunting dan peningkatan cakupan KB MKJP,” demikian harapan yang disampaikannya dalam forum.

Selain itu, IBI Ranting Sepaso juga menitipkan pesan kepada pemerintah setempat agar keberadaan bidan di wilayah tersebut dapat diayomi sekaligus diberdayakan dengan baik. Kolaborasi lintas organisasi, lintas sektor, dan jejaring pelayanan menjadi poin krusial demi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih komprehensif.

“Tetap semangat, semoga kehadiran IBI dapat memberi makna dan kontribusi dalam pembangunan, khususnya di bidang kesehatan,” katanya mengikat komitmen bersama.

Musyawarah Ranting ke-III ini menjadi penanda bahwa bidan bukan sekadar profesi, melainkan gerbang pertama kehidupan manusia, penjaga asa, pelayan kesehatan ibu dan bayi, serta bagian dari pembangunan peradaban. Organisasi terus berkelanjutan, kepemimpinan berganti, namun tugas kemanusiaan tetap menghadirkan tantangan yang menuntut ketulusan dan dedikasi. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini