ist
SANGATTA – PLN ULP Sangatta mengeluarkan koreksi jadwal yang patut diperhatikan pelanggan di Kutai Timur (Kutim). Setelah sebelumnya menerbitkan informasi bahwa penghentian sementara aliran listrik akan dilakukan pada 2 Desember 2025, manajemen ULP Sangatta kini memajukan pelaksanaan pemeliharaan Gardu Induk Maloy menjadi Senin, 1 Desember 2025, dengan durasi yang tetap: pukul 09.00–13.00 WITA.
Perubahan jadwal itu disampaikan dalam rilis resmi oleh Manajer ULP PLN Sangatta Nursalim. Dalam pemberitahuan yang bernada sopan dan penuh itikad baik, PLN meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan oleh penyesuaian waktu tersebut. Tujuan utama perubahan, menurut rilis, adalah memastikan kesiapan teknis dan keselamatan saat pekerjaan berlangsung.
“Pemeliharaan Gardu Induk Maloy dilakukan demi keamanan dan keselamatan selama proses pekerjaan,” bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari pengumuman manajemen.
Kalimat ini menegaskan bahwa aspek keselamatan petugas dan masyarakat menjadi pertimbangan utama sebelum pekerjaan di lapangan dimulai.
Meski mengalami perubahan tanggal, cakupan wilayah yang terdampak tidak berubah. Daerah yang diminta bersiap meliputi seluruh Kecamatan Sangkulirang, Kaliorang, Kaubun, dan Karangan. Selain itu, Jalan Poros Muara Lembak beserta gang-gang sekitarnya, Desa Sekuaru Atas, Desa Sekuaru Bawah, Desa Sekerat, Desa Sepaso Timur, serta sebagian wilayah Desa Sepaso Induk di Kecamatan Bengalon juga termasuk dalam daftar wilayah yang akan mengalami pemadaman sementara.
Imbas dari pemadaman selama empat jam ini beragam. Bagi rumah tangga, berdampak pada aktivitas harian, bagi pelaku usaha kecil dan menengah, berimplikasi pada operasional peralatan, bagi fasilitas penyimpanan makanan, berpengaruh pada kestabilan suhu. Oleh karena itu, PLN mengimbau agar masyarakat melakukan persiapan matang. Mematikan peralatan elektronik sensitif, menyiapkan penerangan alternatif yang aman, serta mengamankan bahan-bahan yang mudah rusak.
Manajemen menekankan pula bahwa jadwal yang sudah diperbarui masih bersifat kondisional. Jika keadaan teknis di lapangan tidak memungkinkan, waktu pelaksanaan dapat kembali disesuaikan. Pernyataan itu menunjukkan perlunya fleksibilitas demi menjamin keselamatan teknis dan keberhasilan pekerjaan pemeliharaan.
Di bagian akhir pengumuman, UP3 Bontang bersama ULP Sangatta menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kerja sama pelanggan. Dengan memajukan tanggal pelaksanaan ke 1 Desember, PLN bermaksud menuntaskan pekerjaan dengan lebih cepat sekaligus meminimalkan risiko gangguan yang lebih panjang di kemudian hari.
Perubahan jadwal ini seyogianya menjadi perhatian bagi warga dan pelaku usaha di wilayah terdampak. Komunikasi lebih awal dan persiapan yang teliti diharapkan dapat mengurangi dampak langsung ketika aliran listrik dihentikan sementara. (kopi3)




































