Beranda Kutai Timur Bukan Simbolis, PHI 97 di Kutim Tegaskan Perempuan Pilar Utama Kemajuan Bangsa

Bukan Simbolis, PHI 97 di Kutim Tegaskan Perempuan Pilar Utama Kemajuan Bangsa

80 views
0

Jalannya kegiatan puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 di Kutim. Foto: Hasyim/Habibah Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Senin (8/12/2025) pagi, menegaskan kembali peran strategis perempuan sebagai pilar utama kemajuan bangsa.

Peringatan Hari Ibu ke-97 ini dihadiri langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, didampingi Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, dan jajaran Forkopimda. Kehadiran berbagai organisasi perempuan, termasuk PKK, GOW, Persit, Jalasenastri, dan Bhayangkari, semakin memperkuat nuansa persatuan dalam pemberdayaan.

Ketua Panitia, Lisna Rizali Hadi, dalam laporannya menekankan bahwa PHI bukan sekadar perayaan simbolis, melainkan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga dan kualitas hidup perempuan.

“PHI ke-97 ini diharapkan menginspirasi lahirnya inisiatif nyata yang meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sebelum puncak acara, rangkaian kegiatan telah diawali dengan senam bersama pada 5 Desember. Puncak peringatan juga dirangkai dengan Seminar Mandala Art Therapy, sebuah inisiatif yang dirancang khusus sebagai sarana penguatan psikologis dan kreativitas bagi kaum perempuan di Kutim.

Acara dibuka dengan pembacaan sejarah singkat Peringatan Hari Ibu, yang mengingatkan hadirin bahwa tonggak perjuangan perempuan Indonesia bermula dari semangat persatuan yang menginspirasi Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22–25 Desember 1928 di Yogyakarta.

Kepala DP3A Kutim, Idham Cholid, menegaskan bahwa ketangguhan dan kasih sayang seorang ibu adalah kunci dalam membentuk generasi unggul.

“Semoga kasih sayang dan ketangguhan seorang ibu menjadikan Kutim semakin Hebat,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman turut menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perempuan di Kutim atas dedikasi mereka dalam keluarga dan masyarakat.

Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kutim pun menjadi komitmen bersama untuk memastikan perempuan mampu berdaya, berkarya, dan berkontribusi secara maksimal dalam mengantarkan generasi bangsa menuju cita-cita luhur Indonesia Emas 2045.(kopi10/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini