Beranda Kutai Timur Polres Kutim Luncurkan GPM, Ringankan Beban Ekonomi Warga

Polres Kutim Luncurkan GPM, Ringankan Beban Ekonomi Warga

278
0

Suasana jalannya GPM gelaran Polres Kutim yang dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Polres Kutai Timur (Kutim) menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI) dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat. Program ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menggelorakan semangat cinta Tanah Air dengan bonus Bendera Merah Putih bagi setiap pembeli. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi bersama Forkopimda Kutim. Sebelumnya, momen ini juga sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam peluncuran GPM di Kompleks Bulog Kanwil DKI Jakarta lewat zoom meeting dan diikuti secara serentak oleh polda jajaran di Indonesia. GPM berlangsung di Auditorium Mapolres Kutim, Kamis (14/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan sebanyak puluhan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kepedulian Polri dan Polres Kutim dalam membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat sehari-hari,” kata Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto.

“Kegiatan ini sekaligus untuk mempererat hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat,” sambungnya.

Kapolres Fauzan berharap, kegiatan ini dapat menjadi jembatan yang memperkuat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat Kutim.

Kapolres Fauzan turut menjelaskan bahwa program GPM ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu warga menghadapi situasi ekonomi yang dinamis.

“Selain itu, juga untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan khususnya beras di wilayah Kutim,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan beras dengan harga terjangkau sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.

“Beras SPHP dijual dengan harga terjangkau untuk masyarakat, yaitu Rp 58.000 per 5 kilogram, gula putih Rp 18.000 dan minyak goreng Rp 42.000” ujar Kapolres Fauzan.

Ia menegaskan, harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga beras di pasaran, sehingga sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.

Selanjutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memanfaatkan kesempatan ini. Mereka rela antre untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Uniknya, setiap pembeli beras SPHP mendapatkan bonus Bendera Merah Putih sebagai simbol semangat nasionalisme.

“Alhamdulillah masyarakat menyambut baik. Pembagian Bendera Merah Putih ini juga bagian dari kebersamaan Polri dan masyarakat dalam menggelorakan semangat cinta Tanah Air, menyemarakkan HUT ke-80 RI,” pungkasnya.

Ia berharap, semangat kemerdekaan dapat terus berkobar di hati seluruh masyarakat Kutim.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengapresiasi GPM yang dilaksanakan Polri dan Polres Kutim.

“Ada ribuan ton beras disalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan. Polri dan Polres Kutim turut memberikan energi kebahagiaan,” sebutnya

Mahyunadi menambahkan GPM ini adalah wujud nyata kepedulian Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga yang terjangkau, sekaligus memastikan distribusi tetap aman dan tepat sasaran.

“Ini menjadi langkah konkret Polres Kutim untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, nyaman, dan membantu mengurangi beban ekonomi warga. Polres Kutim bisa memastikan bahwa kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, serta meminimalisir risiko kelangkaan bahan pokok,” tutup Wakil Bupati Mahyunadi.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini